Text
Figures of Speech in the last song novel by Nicholas Sparks
ABSTRAK
Klaselia, Yola P. 2016. Majas di dalam novel The Last Song karya Nicholas Sparks. Tesis: Jakarta, Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Jakarta.
Penelitian ini memfokuskan untuk membahas penggunaan majas yang terdapat di novel The Last Song. Banyak pengarang menggunakan majas sebagai alat untuk menyampaikan makna dari karyanya. Analisa dari penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki majas yang paling sering digunakan dalam novel thersebut. Penelitian ini menggunakan teori stilistika dari H.G Widdowson dan teori majas dari Charles H. Vivian. Dari teori tersebut, penelitian ini memiliki delapan jenis majas, yaitu, metafora, simile, personifikasi, metonimia, sinekdok, hiperbola, litotes dan ironi. Berdasarakan analisa, ditemukan jika terdapat 104 majas yang terdapat dalam novel tersebut. Majas yang paling sering digunakan adalah simile dengan 39 frekuensi (37.5%) diikuti dengan 27 majas hiperbola (25.9%), 24 majas metafora (23%), 7 majas personifikasi (6.7%), 4 majas ironi (3.8%) dan 3 majas metonima (2.8%). Namun, majas sinekdok dan litotes tidak dapat ditemukan di dalam novel tersebut. Majas simile paling sering digunakan karena kemampuaanya untuk menjelaskan ide penulis melalui kata-kata yang berhubungan untuk pembaca. Selain itu, simile mengekspresikan perbandingan yang tersurat sehingga dapat dengan mudah dipahami tanpa membuat keindahan dalam ekspresinya berkurang. Maka, penggunaan majas simile akan membantu penulis untuk menyampaikan makna dari novelnya dengan sukses.
Kata kunci: stilistika, majas, makna
Bibliografi : lembar 55 - 56
| SS00010846 | SK 10846 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.02.2016.005) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain