Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Feminist values of postmodern feminist narratology in lady susan by Jane Austen

Pratiwi, Reikha Cahaya Asri - Nama Orang;

ABSTRAK
Reikha Cahaya Asri Pratiwi. 2016. Narratologi Feminisme Postmodern dalam Lady Susan oleh Jane Austen, Skripsi: Jakarta, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta. 2016.
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meneliti teknik narratologi feminisme yang digunakan untuk melihat bentuk dan fungsi narasi untuk membuat kewenang feminisme dan mendekonstruksi kesadaran pria, untuk mempelajari struktur dan strategi narasi dalam konsep konstruksi budaya gender, untuk menarik perhatian kepada hasil karya para penulis wanita yang telah diacuhkan dalam penelitian-penelitian sebelumnya dan untuk membantu berkontribusi pada penelitian dalam bidang narratologi feminisme. Analisis ini menggunakan teori narratologi feminisme postmodern yang diusulkan oleh Ruth E. Page pada tahun 2006 yang merupakan hasil dari kelola ulang teori-teori narasi untuk meneliti teks literatur teori yang menggunakan anatomi plot oleh Robert Longacre (1983) yang ditingkatkan dengan dijajarkan dengan kerangka teori yang lebih cair dan plural yaitu pola-pola populer yang mudah diperkirakan secara budaya milik Michael Hoey (2001). Temuan dari analisis ini menunjukan bahwa, dalam hal bentuk linguistik yang digunakan dan isi bagian narasi, plot atau jalan cerita Lady Susan tidak sesuai dengan model pola Longacre tetapi sebaliknya mengikuti pola alternatif yang ditandai dengan terdapatnya beberapa klimaks. Cerita ini tidak hanya memiliki satu puncak cerita tetapi tiga puncak yang terjadi sebagai saat-saat krisis. Hal ini menunjukan bahwa, sebagaimana teori postmodern menyarankan, teori-teori strukturalis harus lebih terbuka pada kemungkinan dan perubahan karena teks-teks narasi berubah seiring waktu dan telah menjadi lebih beragam dari narasi-narasi teori strukturalis berasal yang cenderung terpengaruh oleh gender. Nilai-nilai dan struktur plot yang diulang dalam hal pola populer yang mudah diperkirakan secara budaya dalam cerita ini menunjukan bagaimana para wanita pada abad ke-18 berhasrat dalam memperoleh pernikahan yang menguntungkan sehingga banyak dari masalah mereka adalah tentang pernikahan dan tujuan mereka adalah untuk dinikahi, terutama dengan pria yang memiliki banyak kekayaan. Dalam kasus Lady Susan, Ia mencoba untuk mencapai tujuan tersebut dengan menggunakan kecantikannya untuk menggoda para pria, baik ajang dan menikah, untuk mendapatkan kesempatan memperoleh pernikahan yang menguntungkan sesuai dengan budaya abad itu. Sehingga isi narasi dan struktur yang digunakan untuk menulis cerita ini berbeda dari cerita yng ditulis oleh pria tetapi tidak bersifat absrak atau universal. Sebaliknya hal ini dipengaruhi oleh konteks budaya.
Kata kunci: Narratologi feminisme, Postmodern, Feminisme, Narasi, Ruth E. Page
Bibliografi : lembar 54- 56


Ketersediaan
SS00010943SK 10943UPT Perpustakaan UNJ (CD.02.2016.005)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 10943
Penerbit
Jakarta : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNJ., 2016
Deskripsi Fisik
x, 24 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Narratologi Feminisme
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Reikha Cahaya Asri Pratiwi
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik