Text
Perbandingan efektifitas metode latihan antara interval training lari dan lompat tali (skipping rope) terhadap kemampuan daya tahan jantung dan paru-paru pada Club Putsal Putri Kota Tangerang
RINGKASAN
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS METODE LATIHAN ANTARA INTERVAL TRAINING LARI DAN LOMPAT TALIN(SKIPPING ROPE) TERHADAP KEMAMPUAN DAYA TAHAN JANTUNG DAN PARU-PARU PADA CLUB FUTSAL PUTRI KOTA TANGERANG
ABSTRACK
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui Pengaruh Latihan Interval Lari Terhadap Kemapuan Daya Tahan Jantung dan Paru-paru pada club futsal putri Kota tangerang. (2) Pengaruh Latihan Interval Lompat tali Terhadap Kemapuan Daya Tahan Jantung dan Paru-paru pada club futsal putri Kota tangerang. (3) membandingan antara dua metode latihan interval training lari dan lompat tali (skipping rope) terhadap perubahan daya tahan jantung dan paru-paru pada atlet futsal putri Kota Tangerang.
Penelitian ini dilaksanakan di Alun-alun Kota Tangerang dan Lapangan SMA PGRI 109 Kota Tangerang pada tanggal 20 mei sampai dengan 11 juli 2016 Metode yang digunakan adalah metode eksperimen “two group pre-test post-test Design”. Dengan teknik pengambilan sempel total sampling, sampel yang berjumlah 16 orang.Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t independen.
Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik statistik dengan Uji-T pada taraf signifikan α = 0,05 teknik analisis data yang digunakan adalah analisa Uji-T pada taraf signifikan 5%. Dari data tes akhir metode latihan Interval Lari dan kelompok metode latihan Interval lompat tali (skipping rope) diperoleh standart perbedaan antara dua mean (SEMXMY) = 0,63. Nilai tersebut diujikan dengan tabel pada derajat kebebasan (dk) = N 1 + N 2 – 2 = (8 + 8) – 2 = 14 dan taraf kepercayaan (α) = 0,05, diperoleh nilai kritis t-tabel 2,145 (t-hitung = 2.69 > t-tabel = 2,145). Berdasarkan hasil analisis data tersebut maka H 0 ditolak, hipotesis kerja (H1) diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa latihan metode interval lari lebih berpengaruh dibandingkan metode lompat tali (Skipping Rope) terhadap kemampuan daya tahan jantung dan paru-paru terhadap pemain club futsal kota tangerang.
Kesimpulan akhir diperoleh melalui penelitian ini adalah pengaruh latihan interval training lari berpengaruh dalam meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru.
Bibliografi : lembar 114-115
| SS00011860 | SK 11860 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.06.2016.003) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain