Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Pengaruh komunikasi dan kerjasama tim terhadap etika pegawai di Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika-BMKG

Nurahmini - Nama Orang;

RINGKASAN
Etika pegawai adalah hal yang tidak mudah untuk menilai apakah seorang pegawai berperilaku baik atau tidak. Hal ini tentunya menyangkut beberapa aspek baik yang berasal dari dalam ataupun dari luar diri pegawai. Seorang pegawai yang bekerja dilandasi oleh keinginan yang tinggi, maka secara tidak langsung akan berpengaruh pada etika kerjanya, akan bekerja lebih bersemangat untuk memenuhi tuntutan organisasi. Selain itu sikap (minat dan bakat) yang ada pada diri pegawai terhadap pekerjaan juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap etika pegawai. Faktor lain yang juga berpengaruh terhadap etika pegawai adalah komunikasi dan kerjasama tim. seperti yang diungkap oleh George and jones mengatakan bahwa, “ethical career management cannot take place without open communication between managers and subordinates.” Komunikasi dan kerjasama tim perlu diciptakan dalam situasi yang mendorong kesediaan dan kemampuan memecahkan masalah, terutama yang menyangkut faktor manusia dalam organisasi. Melalui etika pegawai yang baik, dapat dihindari kekurangharmonisan dalam pelaksanaan tugas, yang pada akhirnya dapat mengatasi hambatan kelancaran roda organisasi. Menurut Hellriegel dan Sclocum mengatakan sebagai berikut, “the key attributes of the ethics competency include the knowledge, skill and abilities of individuals, teams and the organization to be effective in doing the following”. Selanjutnya, riset yang dilakukan oleh Randolph yang dikutip oleh Daft mengatakan bahwa, “communication activity and frequency increase as task variety increase”. Kegiatan komunikasi dan meningkatkan frekuensi sebagai peningkatan berbagai tugas. Ini menunjukkan bahwa komunikasi berperan penting dalam pembagian tugas dalam sebuah kerjasama tim.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dan teknik analisis jalur. Adapun analisis jalur digunakan untuk menganalisis pengaruh komunikasi dan kerjasama tim terhadap etika. Penelitian ini dilakukan pada pegawai di Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG. Dengan sampel acak sebanyak 45 pegawai dari populasi sebanyak 50 pegawai. Teknis analisis data yang digunakan untuk penelitian ini adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Untuk menguji hipotesis penelitian dengan menggunakan uji persyaratan analisis, yaitu uji normalitas galat taksiran regresi sederhana, uji linearitas, kberartian regresi sederhana dan analisis jalur.
Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi r13 = 0,4173 dan nilai koefisien jalur p21 = 0,436, ini memberi makna bahwa komunikasi berpengaruh langsung positif terhadap etika. Koefisien korelasi r23 = 0,4186. Dan nilai koefisien jalur p32 = 0,451 ini memberi makna bahwa kerjasama tim berpengaruh langsung positif terhadap etika. Koefisien korelasi r12 = 0,436 dan nilai koefisien jalur p31 = 0,449 ini memberi makna bahwa komunikasii berpengaruh langsung terhadap kerjasama tim. dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa : (1) Komunikasi berpengaruh langsung positif terhadap etika, (2) Kerjasama berpengaruh langsung positif terhadap etika, dan (3). Komunikasi berpengaruh langsung positif terhadap kerjasama tim. Implikasi dari penelitian ini adalah upaya untuk meningkatkan etika diperlukan melalui peningkatan terhadap komunikasi diantaranya dapat saling berbagi informasi, mengekspresikan perasaan dan emosi, tindakan yang terkoordinasi, serta pemahaman bersama mengenai setiap pelaksanaan tugas dan peningkatan kerjasama tim pegawai diantaranya dengan saling melengkapi keterampilan dan komitmen pada misi dengan tujuan yang jelas dalam memberikan perubahan yang baik dalam pekerjaannya, pegawai juga harus saling percaya dan terbuka, baik antar rekan sejawat maupun pimpinan, kesediaan untuk berbagi, antusiasme dalam setiap tugas yang diberikan, serta pegawai memiliki kekompakan dalam penyelesaian tugas dengan baik. Bibliografi : lembar 94-95


Ketersediaan
TM00002214TM 2214UPT Perpustakaan UNJ (CD.07.2017.003)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TM 2214
Penerbit
Jakarta : Program Studi Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana UNJ., 2017
Deskripsi Fisik
xv, 190 lembar ; 28 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Etika Pegawai di Sekolah
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Nurahmini
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik