Text
Perbandingan kemampuan komunikasi matematis siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang belajar dengan model metaphorical teaching, reciprocal teaching dan konvensional : penelitian kuasi eksperimen di SMA Negeri 112 Jakarta
ABSTRAK
YUKA AGUSTIN CHALISTYA, Perbandingan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang Belajar dengan Model Metaphorical Teaching, Reciprocal Teaching, dan Konvensional (Penelitian Kuasi Eksperimen di SMA Negeri 112 Jakarta). Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta, 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang belajar menggunakan model metaphorical teaching, reciprocal teaching, dan konvensional. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 112 Jakarta di kelas X MIA semester genap pada tahun pelajaran 2015/2016 dengan pokok bahasan Geometri Bidang Datar.
Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment (eksperimen semu). Pengambilan sampel menggunakan teknik two-stage random sampling. Tahap pertama adalah purposive sampling, yakni memilih empat kelas yang diajarkan oleh guru yang sama. Tahap kedua adalah cluster random sampling, yakni memilih tiga kelas dari empat kelas yang berdistribusi normal, homogen, dan memiliki kesamaan rata-rata secara acak sebagai kelas eksperimen I, II, dan kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes akhir kemampuan komunikasi matematis pada pokok bahasan Geometri Bidang Datar sebanyak 3 butir soal uraian. Instrumen tersebut telah melalui uji validitas isi, konstruk, dan empiris sebelum digunakan. Uji reliabilitas juga dilakukan menggunakan rumus alpha cronbach.
Berdasarkan perhitungan data hasil penelitian, kelas eksperimen I (model metaphorical teaching), kelas eksperimen II (model reciprocal teaching), dan kelas kontrol(model pembelajaran konvensional) masing-masing berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Uji homogenitas menunjukkan bahwa ketiga kelas memiliki varians yang sama. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji kesamaan rata-rata dengan varians yang sama pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa , yaitu nilai 3.39215 dan 3.08458, sehingga H0 ditolak. Hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang belajar menggunakan model metaphorical teaching, reciprocal teaching, dan konvensional. Uji lanjutan kesamaan rata-rata menggunakan uji scheffe dilakukan dan hasil uji lanjutan menyatakan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar menggunakan model metaphorical teaching lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar menggunakan model reciprocal teaching dan model pembelajaran konvensional
Kata kunci: Metaphorical Teaching, Reciprocal Teaching, Konvensional, Kemampuan Komunikasi Matematis, Uji Schefffe.
Bibliografi : lembar 77-79
Tidak tersedia versi lain