Text
Kekerasan politik dalam novel "Miramar" karya Najib Mahfudz, dan implikasinya terhadap pengajaran telaah sastra Arab
ABSTRAK
Nur Fitri Luthfiana , Kekerasan Politik dalam Novel“Miramar” Karya Nagib
Mahfudz dan Implikasinya terhadap Pengajaran Telaah Sastra Arab. Skripsi,
Jakarta: Jurusan Pendidikan B.arab Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta,
Juni 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi yang jelas tentang
Kekerasan politik dalam novel “Miramar” dan implikasinya dalam pengajaran telaah
sastra.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif
dengan teknik analisis isi berdasarkan kajian pustaka. Fokus penelitian ini adalah
Kekerasan Politik dalam Novel “Miramar” karya ‘Najib Mahfudz.
Intrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan dibantu oleh tabel klasifikasi yang
berisikan dua bagian Kekerasan politik yaitu bentuk bentuk Kekerasan Politik
diantaranya :revolusi,pemberontakan,terorisme,perang dan adapun faktor-faktor
kekerasan politik diantaranya:Kebudayaan mayarakat,kekuasaan politik,faktor
psikologis/frustasi dan partai islam ektrimis.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat 31 ungkapan yang
berhubungan dengan bentuk-bentuk dan faktor- faktor kekerasan politik dalam novel
ل
“Miramar ” dalam karya Najib Mahfudz. Adapun perinciannya adalah sebagai
berikut:29 ungkapan novel untuk revolusi (94%),1 ungkapan novel untuk
pemberontakan (3%), tidak ditemukan ungkapan untuk terorisme (3%), 1 ungkapan
novel untuk perang (3%), tidak ada ungkapan novel untuk budaya masyarakat (0%),1
ungkapan novel untuk kekuasaan politik (94%),1 ungkapan novel untuk faktor
psikologis atau frustasi (1%), dan partai islam ektrimis (1%).
Implikasi penelitian terhadap pengajaran Telaah Sastra yakni menjadikan novel
karya ‘Najib Mahfudz sebagai salah satu bahan pelajaran khususnya dalam pengajaran
analisis ungkapan sastra Arab pada tingkatan mahasiswa di Universitas Negeri Jakarta.
Bibliografi : lembar 76-78
Tidak tersedia versi lain