Text
Tahap penalaran moral siswa pelaku bullying di SMP Negeri 2 Jakarta Pusat : survei terhadap peserta didik Sekoiah Menengah Pertama kelas VII dan VIII
TAHAP PENALARAN MORAL SISWA PELAKU BULLYING (Survei dilakukan di SMP Negeri 2 Jakarta Pusat) (2017) Afaaf Alhawaariyah
ABSTRAK
Penelitian survei ini bertujuan untuk menginvestigasi tahap-tahap penalaran moral di kalangan pelajar, atau lebih spesifik, yang merupakan pelaku bullying. Penelitian ini melibatkan siswa dan siswi di SMP Negeri 2 Jakarta Pusat. Populasi penelitian ini berjumlah 560 siswa yang berada di kelas VII dan VIII, perempuan maupun laki-laki. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 190 siswa yang merupakan pelaku bullying. Dalam penelitian ini, sampel akan di ambil dengan menggunakan teknik propotional stratified random sampling. Sedangkan, metode penelitian yang akan digunakan adalah penelitian survei yang bersifat deskriptif, yaitu dengan cara mengumpulkan data menggunakan kuesioner/angket yang nantinya akan dibagikan oleh peneliti. Kuisioner yang dibagikan terdiri dari 9 pernyataan berbentuk kasus dilema moral yang berhubungan dengan bullying yang pada nantinya akan dikembangkan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51% siswa laki-laki terlibat dalam bullying, sementara persentase siswi perempuan yang terlibat menunjukkan angka yang lebih rendah, sebesar 49%. Hasil selanjutnya, penelitian ini menunjukkan bahwa 70% siswa SMP Negeri 2 Jakarta Pusat berada pada tingkat konvensional tahap tiga. Hasil menunjukan bahwa siswa pelaku bullying tidak hanya melihat moral hanya sebatas baik dan buruk, namun mereka melakukan tindakan sesuai dengan keinginan agar mendapatkan pengakuan atau sesuai dengan harapan. Terakhir, penelitian ini memberi saran tentang upaya yang mungkin dapat dilakukan untuk mengurangi perilaku bullying di sekolah atau lingkungan sekitar, adalah konseling terhadap pelaku dan korban. Serta, memberikan layanan bimbingan dengan metode yang merangsang penalaran moral pada tingkat konvensional sampat pascakonvensional.
Kata Kunci: bullying, penalaran moral, remaja Biblliografi : lembar 100 - 102
Tidak tersedia versi lain