Text
Pola asuh orang tua dalam meningkatkan minat ibadah terhadap anak kebutuhan khusus (tunagrahita) : studi kasus Sekolah Luar Biasa C Asih Budi II Jakarta Timur
ABSTRAK
Riani Alfianita, Pola Asuh Orangtua Dalam Meningkatkan Minat Ibadah Terhadap Anak Kebutuhan Khusus (Tunagrahita). Program Studi Komunikasi Pennyiaran Islam, Prodi Ilmu Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2017.
Penelitian ini dilatar belakangi untuk mengetahui Pola Asuh orangtua dalam meningkatkan minat ibadah terhadap anak tunagrahita di Sekolah Luar Biasa Asih Budi II, Duren Sawit, Jakarta Timur. Peneliti menggunakan macam-macam Pola Asuh yang dapat mengetahui peranan orangtua dalam meningkatkan minat ibadah pada anak tunagrahita, dan indikator minat untuk mengetahui apakah minat anak beribadah karena paksaan orangtua atau keinginan sendiri. Peneliti menganggap Pola Asuh orangtua sangat mempengaruhi minat anak tunagrahita dalam melaksanakan ibadah. Indikator anak tunagrahita berminat untuk beribadah pada penelitian ini menggunakan teori Dinar Barokah. Dari teori tersebut dapat disimpulakan bahwa anak yang memiliki ciri-ciri minat dalam ibadah atau belajar yaitu anak melakukan suatu kegiatan dengan hati senang tanpa ada beban dan paksaan dari siapapun, mempunyai motivasi untuk melakukan segala hal sehingga merasa tertarik pada suatu kegiatan, suka pada suatu hal kegiatan, dan seorang anak minat dengan suatu kegiatan yang disebabkan pengaruh dari orangtua, teman ataupun guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Pola Asuh yang diterapkan orangtua dalam meningkatkan minat ibadah pada anak tunagrahita. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, dengan deskriptif analisis. Teori yang digunakan adalah teori Pola Asuh menurut Baumrind. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan menyebarkan daftar ceklis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pola Asuh yang dilakukan orangtua untuk meningkatkan minat ibadah anak cukup berhasil, karena pola asuh yang digunakan oleh orangtua adalah Demokratis yang tepat dan baik bagi anak tunagrahita dalam menjelaskan dan menuntun mereka dalam beribadah. Ada juga orang tua yang menggunakan Pola Asuh Permisif, yang mempercayakan sepenuhnya kepada lembaga pendidikan untuk mendidik anak tunagrahita dalam beribadah.
Kata kunci: Pola Asuh, Minat, Anak Tunagrahita Bibliografi Lembar 73 74
| SS00012271 | SK 12271 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.04.2017.005) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain