Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Pengaruh supervisi dan komunikasi interpersonal terhadap efektivitas kerja guru SMA Negeri di Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi

Purwanto, Anung Edy - Nama Orang;

RINGKASAN



Guru adalah unsur SDM pendidikan yang memiliki peran stategis dalam mencapai keberhasilan pendidikan di sekolah. Setiap guru dituntut untuk menunjukkan efektivitas kerja tinggi sesuai dengan tugas sebagai pendidik profesional. Kondisi di lapangan menunjukkan masih rendahnya efekrivitas kerja guru dalam melaksanakan tugas. Masih banyak guru yang belum melaksanakan setiap tahapan proses dalam melaksanakan tugas. Masih banyak guru yang mengabaikan tugasnya membimbing siswa. Masih banyak guru yang belum menuntaskan seluruh tugas dalam setiap periode kerjanya. Atas dasar itu, perlu dilakukan penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kerja guru. Menurut Kadushin dan Harkness, ”the supervisor contributes to facilitating the increased effectiveness of the work of his or her supervisees”. Supervisor memberikan kontribusi untuk memfasilitasi peningkatan efektivitas kerja pegawai yang disupervisi. Robbins menjelaskan: “work effectively if both managers communicate regularly, coordinate work demands on employees, and resolve conflicts together”. Efektivitas kerja akan tercapai jika dilakukan komunikasi teratur, mengkoordinasikan tuntutan pekerjaan kepada pegawai, dan menyelesaikan konflik. Pada sisi lain, Kadushin dan Harkness menjelaskan, ”the supervisor has the responsibility of encouraging relevant communication from supervisees”. Supervisor memiliki tanggung jawab mendorong komunikasi yang relevan dengan pegawai. Penelitian dilaksanakan menggunakan pendekatan kuantitatif, metode survei, dan teknik analisis jalur. Populasi menjadi sasaran penelitian adalah guru SMA Negeri di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi sebanyak 184 guru. Sampel dipilih sebanyak 125 guru menggunakan teknik simple random sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan instrumen


iv
dalam bentuk kuesioner. Variabel efektivitas kerja diukur menggunakan kuesioner yang terdiri atas 23 butir pernyataan dengan koefisien reliabilitas 0,918. Variabel supervisi diukur menggunakan kuesioner yang terdiri atas 32 butir pernyataan dengan koefisien reliabilitas 0,960. Variabel komunikasi interpersonal diukur menggunakan kuesioner yang terdiri atas 30 butir pernyataan dengan koefisien reliabilitas 0,930. Hipotesis penelitian diuji secara statistik menggunakan teknik analisis jalur. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh kesimpulan: (1) supervisi berpengaruh langsung positif terhadap efektivitas kerja guru yang ditunjukkan oleh koefisien jalur 0,505, ketepatan supervisi mengakibatkan peningkatan efektivitas kerja; (2) komunikasi interpersonal berpengaruh langsung positif terhadap efektivitas kerja guru yang ditunjukkan oleh koefisien jalur 0,292, ketepatan komunikasi interpersonal akan mengakibatkan peningkatan efektivitas kerja; (3) supervisi berpengaruh langsung positif terhadap komunikasi interpersonal yang ditunjukkan oleh koefisien jalur 0,468, ketepatan supervisi akan mengakibatkan ketepatan komunikasi interpersonal. Peningkatan efektivitas kerja melalui supervisi dapat dilakukan dengan cara meningkatkan pemantauan aktivitas pekerjaan, refleksi pelaksanaan pekerjaan, perbaikan kesalahan, fasilitasi pengembangan diri, bantuan pemecahan masalah, dan koordinasi kerja. Peningkatan efektivitas kerja melalui komunikasi interpersonal dapat dilakukan dengan cara menumbuhkan keyakinan dalam berkomunikasi, meningkatkan intensitas komunikasi, menciptakan keterbukaan, memperlihatkan empati pada pegawai dalam berkomunikasi, memberikan apresiasi positif terhadap informasi dari pegawai, serta memberikan dukungan dengan menghargai pendapat yang disampaikan oleh pegawai. Bibliografi : lembar 86-88


Ketersediaan
#
UPT Perpustakaan UNJ (CD.07.2017.002) TM 2236
TM00002236
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TM 2236
Penerbit
Jakarta : Program Studi Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana UNJ., 2017
Deskripsi Fisik
xii, 186 lembar : il. ; 28 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Efektivitas Kerja Guru
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Anung Edy Purwanto
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?