Text
Pengaruh masker melon (cucumis melo L) terhadap pengurangan hiperpigmentasi pada kulit wajah
ABSTRAK
Sentika Mega Pertiwi, 2016. Pengaruh Masker Melon (Cucumis Melo L) terhadap Pengurangan Hiperpigmentasi pada Kulit Wajah. Skripsi, Jakarta : Program Studi Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengurangan hiperpigmentasi pada kulit wajah dengan menggunakan masker melon.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kulit wajah hiperpigmentasi pada wanita berusia 30 sampai 45 tahun. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan ciri-ciri atau sifat populasi yang telah ditentukan. Jumlah sampel sebanyak 10 orang yang dibagi menjadi 5 orang yang menggunakan masker melon dan 5 orang yang menggunakan masker kontrol. Masing – masing sampel mendapatkan perlakuan 2 kali dalam 1 minggu dengan total 8 kali perlakuan.
Berdasarkan deskripsi teoritis yang telah dibahas, maka dirumuskan hipotesis penelitian bahwa terdapat pengaruh masker melon dalam pengurangan hiperpigmentasi pada kulit wajah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen quasi, yaitu dilakukan perlakuan sebanyak 8 kali yang menggunakan alat skin and hair analyzer untuk mengukur pengurangan hiperpigmentasi pada kulit wajah, oleh dosen juri melalui lembar penilaian. Sampel penelitian diberi perawatan wajah dengan menggunakan masker buah melon.
Setelah diperoleh data hasil penelitian, dilakukan uji persyaratan analisis data dengan uji normalitas dan uji homogenitas dua varians. Hasilnya untuk kelompok eksperimen A diperoleh Lhitung
| SS00012513 | SK 12513 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.05.2017.005) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain