Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Makna pemberian merga dalam pernikahan Adat Batak Karo di Jakarta : studi kasus masyarakat Batak Karo di Kelurahan Cibubur

Suranta, Dylan Viliano - Nama Orang;

ABSTRAK

Dylan Viliano Suranta, Makna Pemberian Merga pada Pernikahan Adat Batak Karo di Jakarta, Skripsi, Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2016
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk prosesi pemberian “Merga” pada adat pernikahan Batak khususnya Batak Karo sebagai sebuah persyaratan terjadinya pernikahan antar suku. Dari sisi lain penelitian ini ingin mendeskripsikan makna dari sebuah “Merga” yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat umum selama ini hanya sebagai sebuah identitas semata terhadap suku Batak.
Konsep penelitian yang peneliti gunakan adalah realitas sosial dari Peter Ludwig Berger dengan menggunakan konsep eksternalisasi, objektivasi dan juga internalisasi. Selain itu, peneliti juga menggunakan konsep kekerabatan yang berada dalam masyarakat Batak Karo, yaitu konsep merga silima, tutur siwaluh, dan rakut sitelu. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian, yaitu di Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi pustaka. Subjek penelitian berjumlah lima orang antara lain adalah anggota perkumpulan masyarakat Batak Karo yang terdiri dari dua orang, dua pelaku pernikahan dengan melakukan upacara pemberian merga dan menjadikan satu orang protokol adat sebagai informan kunci di dalam peneitian ini.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upacara pemberian merga memiliki perbedaan di antara laki-laki dan perempuan. Pemberiaan merga pada pihak laki-laki non-Batak Karo diihat dari jumlah bibi dari pihak perempuan dan merga suami yang menikahi bibi pihak perempuan, atau dalam artian agar menjadi impal. Untuk pihak perempuan non-Batak Karo dilihat dari merga yang dimiliki oleh Ibu sang calon mempelai laki-laki. Merga atau beru untuk masyarakat Batak Karo merupakan sebuah identitas yang sudah melekat dalam kehidupan masyarakat Batak Karo, merga sendiri adalah sebagai syarat dasar dalam pernikahan adat Batak Karo, karena jika menikah tidak menggunakan adat pernikahan itu tidak sah dalam pandangan masyarakat Karo dan memiliki dampak yang berkepanjangan. Untuk itu lah jika ada salah satu calon pengantin tidak berasal dari suku Batak Karo, wajib hukumnya untuk mempunyai merga atau beru. Tujuan dari pemberian merga ini adalah untuk masuk ke dalam pola kekerabatan
Kata Kunci: Merga, Pernikahan Adat, Batak Karo, Pola Kekerabatan Masyarakat Batak Karo.
Bibliografi : lembar 124-125


Ketersediaan
SS00012624SK 12624UPT Perpustakaan UNJ (CD.04.2017.006)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 12624
Penerbit
Jakarta : Program Studi Sosiologi Jurusan Sosiologi FIS UNJ., 2017
Deskripsi Fisik
xvii, 125 lembar : il. ; 28 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Merga, Pernikahan Adat
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Dylan Viliano Suranta
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik