Text
Pengaruh pendekatan diskursif dan gender terhadap kemampuan berpikir kritis matematis dan self concept siswa Jakarta Selatan
PENGARUH PENDEKATAN DISKURSIF DAN GENDER TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DAN SELF-CONCEPT SISWA
Ernita Sukarno Dewi ernitasdewi21@gmail.com
ABSTRAK: Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan diskursif dan gender terhadap kemampuan berpikir kritis matematis dan self-concept siswa. Jenis penelitian kuantitatif quasi experiment dengan desain treatment by level 2 x 2. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 161 Jakarta dan SMP Negeri 48 Jakarta dengan sampel kelas IX sebanyak 126 siswa. Teknik pengumpulan data dengan metode tes dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis varians dua jalan dan independent t-test. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa : (1) Kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang mendapat pembelajaran pendekatan diskursif lebih tinggi daripada siswa yang mendapat pembelajaran matematika pendekatan konvensional; (2) Terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan gender terhadap kemampuan berpikir kritis matematis; (3) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis matematis pada kelompok siswa laki-laki yang mendapat pembelajaran pendekatan diskursif dengan yang mendapat pembelajaran pendekatan konvensional; (4) Kemampuan berpikir kritis matematis pada kelompok siswa perempuan yang mendapat pembelajaran pendekatan diskursif lebih tinggi daripada siswa yang mendapat pembelajaran pendekatan konvensional; (5) Self-concept siswa yang mendapat pembelajaran pendekatan diskursif lebih tinggi daripada siswa yang mendapat pembelajaran matematika pendekatan konvensional; (6) Terdapat pengaruh interaksi antara pendekatan pembelajaran dan gender terhadap self-concept siswa; (7) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan self-concept siswa yang mendapat pembelajaran pendekatan diskursif dengan yang mendapat pembelajaran pendekatan konvensional pada kelompok siswa laki-laki; (8) Self-concept siswa yang mendapat pembelajaran pendekatan diskursif lebih tinggi daripada siswa yang mendapat pembelajaran pendekatan konvensional pada kelompok siswa perempuan. .
Kata Kunci : pendekatan diskursif, kemampuan berpikir kritis matematis, self-concept, gender
Bibliografi : lembar 163-168
Tidak tersedia versi lain