Text
Pengaruh kelas sosial terhadap perilaku konsumen sadar lingkungan : studi kasus konsumen Skincare pengunjung Mal Kelapa Gading 2 di Jakarta
ABSTRAK
Mega Puspa Pratiwi, Pengaruh Kelas Sosial Terhadap Perilaku Konsumen Sadar Lingkungan (Studi Kasus: Konsumen Skincare, Pengunjung Mal Kelapa Gading 2 di Jakarta). Skripsi. Jakarta: Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2017.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelas sosial terhadap perilaku konsumen sadar lingkungan. Masyarakat yang berasal dari kelas sosial yang tinggi akan mempengaruhi kesadaran lingkungan dalam menggunakan skincare. Akan tetapi, dalam beberapa kasus kesadaran lingkungan terutama di Kota DKI Jakarta ini masih minim sekali, hal tersebut dapat dilihat dari data yang menunjukkan bahwa lingkungan di Kota DKI Jakarta ini berstatus waspada. Oleh sebab itu, penelitian ini memiliki permasalahan penelitian, yaitu: “Apakah terdapat pengaruh yang signifikan dari kelas sosial terhadap perilaku konsumen sadar lingkungan?”.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket (kuesioner) yang berisi pernyataan dengan alternatif jawaban. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kelas sosial, sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah perilaku konsumen sadar lingkungan. Populasi dalam penelitian ini diketahui, yaitu pengunjung Mal Kelapa Gading 2, tetapi tidak memiliki kerangka sampling. Besaran sampel yang dibutuhkan berdasarkan Roscoe adalah sebanyak 60 responden. Adapun sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik penarikan sampel secara incidental, yaitu siapa saja yang kebetulan bertemu dengan peneliti. Variabel kelas sosial diturunkan berdasarkan konsep kelas sosial, sedangkan variabel perilaku konsumen sadar lingkungan diturunkan berdasarkan teori perilaku konsumen dan konsep kesadaran lingkungan.
Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kelas sosial dengan perilaku konsumen sadar lingkungan. Hal ini didasarkan pada hasil koefisien korelasi antar variabel sebesar 0.054, dan angka signifikansi (2-tailed) sebesar 0.412 > 0.05, yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan namun pengaruh hanya berlaku di tingkat sampel. Korelasi antara kedua variabel bersifat positif. Koefisien determinasi sebesar 0.2916% perilaku konsumen sadar lingkungan ditentukan oleh kelas sosial. Sedangkan sisanya 99.7084% ditentukan oleh faktor lain seperti iklan produk, eksistensi produk, harga produk, promosi produk, dan rekomendasi teman.
Kata Kunci: Kelas Sosial, Perilaku, Konsumen, Sadar Lingkungan.
Bibliografi : lembar 124-127
Tidak tersedia versi lain