Text
Manajemen pendidikan sekolah inklusif : studi kasus pada Yayasan Tunas Nusantara Rumekso sebagai penyelenggara pendidikan pada Sekolah Melati Indonesia, Bekasi
ABSTRAC
Dalam penyelenggaraan pendidikan, selayaknya sekolah menyediakan program layanan pendidikan yang menantang tetapi sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan setiap siswa maupun bantuan dan dukungan yang dapat diberikan agar siswa-siswi yang dididiknya dapat berkembang dan berhasil lebih dari apa yang telah diajarkan kepadanya. Hal ini sejalan dengan visi dan misi yang telah dicanangkan oleh Sekolah Melati Indonesia, Bekasi yang berada dibawah naungan Yayasan Tunas Nusantara Rumekso.Perubahan yang serba cepat dari sistem segregasi dalam layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, telah membuat Sekolah Melati Indonesia, Bekasi untuk perlu kiranya memikirkan penyampaian dan perencanaan pendidikan, pengorganisasian, pembinaan dan pengawasanyang tepat. Dalam menghadapi itu semua maka sebuah institusi pendidikan /sekolah harus pula memiliki guru-guru yang setia yang mau dan mampu melaksanakan pendidikan dan pengajaran kepada siswa didiknya seolaholah mereka adalah pelaksana pendidikan yang sedang menghadapi perubahan secara lebih baik. Hal ini sesuai dengan pengertian sekolah inklusi yang diberikan oleh UNESCO bahwa, ““inclusive education is a process of strengthening the capacity of the education system to reach out to all learners and can thus be understood as a key strategy to achieve EFA (Education For All). Pendidikan Inklusif adalah sebuah proses penguatan kapasitas sistem pendidikan untuk menjangkau semua siswa dan dengan demikian dapat dipahami sebagai strategi kunci untuk mencapai PUS (Pendidikan Untuk Semua).Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus. Sumber data dari penelitian ini diambil dari pimpinan unit dan pimpinan yayasan sebagai informan kunci dan motor penggerak dari pelayanan pendidikan yang dilaksanakan pada Sekolah.
Bibliografi : lembar 254-256
Tidak tersedia versi lain