Text
Pengaruh jumlah lapisan terhadap sifat kemagnetan multilayer barium hexaferrite yang di buat dengan metode ultrasinic spray pyrolysis
ABSTRAK
DESY RAKHMAWATI, 2017. “PENGARUH JUMLAH LAPISAN TERHADAP SIFAT KEMAGNETAN MULTILAYER BARIUM HEXAFERRITE YANG DIBUAT DENGAN METODE ULTRASONIC SPRAY PYROLYSIS” Skripsi. Jakarta: Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta.
Barium heksaferrit (BHF) tipe M memiliki koersivitas dan temperatur curie yang tinggi. Sehingga, cocok digunakan sebagai media perekam densitas tinggi. Telah disintesis lapisan tipis dan tebal multilayer BaFe12O19 di atas substrat quartz menggunakan metode Ultrasonic Spray Pyrolysis (USP) yang dipanaskan pada suhu 1000°C selama 1 jam. Larutan prekursor terdiri dari Ba(NO3)2 dan Fe(NO3)3.9H2O dengan perbandingan mol sebesar 1:8, kemudian dilarutkan dengan air deionisasi dan asam sitrat sebagai pengontrol pH. Variasi jumlah lapisan mulai dari 1 lapis, 2 lapis, dan 3 lapis dilakukan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap sifat kemagnetan multilayer Barium Heksaferrit. Hasil analisa Vibrating Sample Magnetometer (VSM) menunjukan semakin banyak jumlah lapisan pada multilayer Barium Heksaferrit, semakin besar energi produk yang dimiliki dan semakin bersifat hard magnet.
Kata Kunci: Multilayer BaFe12O19, sifat kemagnetan, VSM, Ultrasonic Spray Pyrolysis (USP), energi produk.
Bibliografi : lembar 43-44
Tidak tersedia versi lain