Text
Studi karekteristik bioavtur getah pinus berbasis hidrogenasi
ABSTRAK
Daryanto. Telah dilakukan studi penelitian terkait karakteristik bioavtur berbahan dasar getah pinus dengan menggunakan metode hidrogenasi. Senyawa hidrokarbon pada minyak terpentin merupakan senyawa hidrokarbon monoterpen (C10H16) yang memiliki jumlah karbon sesuai dengan avtur yakni C10-C15. Sehingga, hal ini memungkinkan getah pinus dapat dijadikan bahan bakar bioavtur. Untuk mengubah minyak terpentin menjadi bioavtur, dapat digunakan metode hidrogenasi (penambahan sejumlah hidrogen pada ikatan rangkap) yang bertujuan untuk mengurangi ketidakjenuhan pada minyak. Pada penelitian ini, proses hidrogenasi dilakukan didalam reaktor batch dengan variasi tekanan hidrogen (10 bar, 15 bar dan 20 bar), serta variasi suhu (200 0C, 250 0C dan 300 -0C) yang diproses selama 1 jam. Karakteristik masing-masing produk kemudian dianalisa (GC-MS, elemental dan nilai kalor). Produk dengan spesifikasi terbaik, kemudian diuji (titik beku, titik nyala dan massa jenis) berdasarkan standard internasional (ASTM International) untuk melihat kelayakan penggunaan bioavtur yang diteliti. Berdasarkan hasil pengukuran, diperoleh bahwa nilai titik beku produk mencapai -69 0C dan titik nyala produk mencapai 46 0C. Kedua parameter ini telah memenuhi standard spesifikasi bahan bakar avtur yang dipersyaratkan yaitu maksimal memiliki titik beku -47 0C dan minimal memiliki titik nyala 38 0C. Sedangkan massa jenis yang terukur adalah sebesar 852.8 kg/m3, dimana nilai cenderung lebih tinggi dari standard spesifikasi avtur yang dipersyaratkan yaitu berada pada rentang 775-840 kg/m3.
Kata Kunci : Bioavtur, Minyak Terpentin, Monoterpen, Hidrogenasi. Bibliografi : lembar 53-54
Tidak tersedia versi lain