Text
Meningkatkan keterampilan menulis cerita anak melalui pendekatan komtekstual pada siswa kelas V MI karakter Azzaroofah, Pagelarang Jakarta Timur
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA ANAK MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS V MI KARAKTER AZZAROOFAH, PAGELARANG JAKARTA TIMUR (2017)
Adelia Sarinastiti
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA ANAK MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS V MI KARAKTER AZZAROOFAH, PAGELARANG JAKARTA TIMUR (2017)
Adelia Sarinastiti
ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk memperoleh data tentang keterampilan menulis cerita anak melalui pendekatan kontekstual siswa kelas V di MI Karakter Azzaroofah, Pagelarang Jakarta Timur. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan selama tiga pertemuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa tes keterampilan menulis, pengamatan, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisa data yang dilakukan adalah deskriptif dan kuantitatif. Model tindakan yang digunakan adalah Stephen Kemmis dan Mc.Taggart. Tahapan penelitian pada model ini adalah perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita anak. Pada siklus I sebanyak 13 siswa dari jumlah keseluruhan 20 siswa mendapatkan nilai ≥75 dengan pencapaian 65%. Pada siklus II sebanyak 16 siswa mendapatkan nilai ≥75 dengan pencapaian 80%. Aktivitas guru pada pembelajaran siklus I sebesar 83,33% sementara aktivitas siswa sebesar 80,95%. Pada siklus II terjadi peningkatan yaitu aktivitas guru sebesar 90,47% dan aktivitas siswa sebesar 85,71%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis cerita anak dapat meningkat melalui pendekatan kontekstual.
Kata Kunci: keterampilan menulis cerita anak, pendekatan kontekstual ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk memperoleh data tentang keterampilan menulis cerita anak melalui pendekatan kontekstual siswa kelas V di MI Karakter Azzaroofah, Pagelarang Jakarta Timur. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan selama tiga pertemuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa tes keterampilan menulis, pengamatan, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisa data yang dilakukan adalah deskriptif dan kuantitatif. Model tindakan yang digunakan adalah Stephen Kemmis dan Mc.Taggart. Tahapan penelitian pada model ini adalah perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita anak. Pada siklus I sebanyak 13 siswa dari jumlah keseluruhan 20 siswa mendapatkan nilai ≥75 dengan pencapaian 65%. Pada siklus II sebanyak 16 siswa mendapatkan nilai ≥75 dengan pencapaian 80%. Aktivitas guru pada pembelajaran siklus I sebesar 83,33% sementara aktivitas siswa sebesar 80,95%. Pada siklus II terjadi peningkatan yaitu aktivitas guru sebesar 90,47% dan aktivitas siswa sebesar 85,71%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis cerita anak dapat meningkat melalui pendekatan kontekstual.
Kata Kunci: keterampilan menulis cerita anak, pendekatan kontekstual
| SS00013162 | SK 13162 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.01.2017.005) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain