Text
Peningkatan keterampilan passing bawah bola voli melalui media pembelajaran bola modifikasi
This study aims to determine is the modified ball can improves forearm pass skill or not. The method that used is action research method by using Kemmis and Mc. Taggart design includes four stages of planning, action, observation, and reflection. Which consists of several cycles with this procedure if the first cycle does not reach the target 80%, then will do the second cycles and so on until it reaches 80%.
The result of the first observation there were only four students who achieved the KKM score. The lowest score is 50 and the highest score is 75. Furthermore, at the cycles I there is an increasing skill of forearm pass basic technique with the lowest score is 58 and the highest score is 83. In the cycle I, there was increase of 13 people (65%) who reached KKM. Then in cycle II students’ mastery level can increase, with the lowest score is 67 and the highest score is 92. Who managed to reach the KKM in cycle II as many as 17 people (85%).
Because in the cycle II the achievement target are achieved then the researchers did not continue the research on the next cycle. Thus, it can be conclude that by using Modified Ball Learning Media can improve the basic technique skills of forearm pass of volleyball at Elementary School students grade V of SD N 05 Negara Ratu Lampung. Keyword: Skill, Forearm pass of volleyball, Modified ball.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dapat atau tidaknya bola modifikasi meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan dengan desain Kemmis dan Mc. Taggart meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Yang terdiri dari beberapa siklus dengan prosedur ini jika siklus kesatu tidak mencapai target 80%, maka dilakukan siklus kedua dan seterusnya hingga tercapai 80%
Hasil tes yang diperoleh pada saat observasi awal hanya ada empat siswa yang mencapai kriteria ketuntasan. Skor terendah 50 dan skor tertinggi 75. Selanjutnya pada siklus ke I terdapat peningkatan keterampilan teknik dasar passing bawah dengan skor terendah 58 dan skor tertinggi 83. Pada siklus I terdapat peningkatan sebanyak 13 orang (65%) yang mencapai kriteria ketuntasan. Kemudian pada siklus II tingkat ketuntasan siswa meningkat dengan nilai terendah 67 dan nilai tertinggi 92. Yang berhasil mencapai kriteria ketuntasan pada siklus ke II sebanyak 17 orang (85%). Karena pada siklus II target keberhasilan tercapai maka peneliti tidak melanjutkan penelitian pada siklus berikutnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan Media Pembelajaran Bola Modifikasi dapat meningkatkan keterampilan teknik dasar passing bawah bola voli pada siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di SD Negeri 05 Negararatu Lampung. Kata kunci : Keterampilan, Passing Bawah Bola Voli, Bola Modifikasi
Tidak tersedia versi lain