Text
Hubungan antara gaya hidup dan atmosphere toko dengan pembelian impusif (impulse buying) di Matahari Departement Store Kramat Jati pada warga RT 11 Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur
ABSTRAK
YOGI SAPUTRA. Hubungan antara Gaya Hidup dan Atmosphere Toko dengan Pembelian Impulsif (impulse buying) di Matahari Departement Store Kramat Jati pada Warga Rt 11 dan Rt 12 Rw 09 Kelurahan Kramat Jati Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur.
Penelitian ini dilakukan di Rt 11 dan Rt 12 Rw 09 Kramat jati Kelurahan Kramat Jati Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur, selama lima bulan terhitung sejak Januari 2017 sampai Juni 2017. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara Gaya Hidup dan Atmosphere Toko dengan pembelian impulsif (impulse buying) di Matahari Departement Store Kramat Jati Kelurahan Kramat Jati Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan korelasional. Populasinya adalah warga Rt 11 dan Rt 12 Rw 09 Kramat Jati Kelurahan Kramat Jakarta Timur yang pernah mengunjungi Matahari Departement Store Kramat Jati sebanyak dua kali atau lebih dan merasa puas menjadi pelanggan Matahari Departement Store Kramat Jati. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan purposive sebanyak 114 orang. Persamaan regresi yang dihasilkan antara X1 dan Y adalah Ŷ = 49,96 + 0,46 X1 Uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas galat taksiran regresi Y atas X1 dengan uji Lilliefors menghasilkan Lhitung= 0,0553, sedangkan Ltabel untuk n =114 pada taraf signifikan 0,05 adalah 0,083 Karena Lhitung < LTabel maka galat taksiran Y atas X1 berdistribusi normal. Uji linieritas regresi menghasilkan Fhitung< Ftabel yaitu (1,09) < (1,60) maka dapat disimpulkan bahwa persamaan regresi tersebut linear. Uji Keberartian regresi menghasilkan Fhitung> Ftabel yaitu (108,44) > (3,94) sehingga dapat disimpulkan bahwa persamaan regresi tersebut signifikan. Koefisien korelasi product moment dari pearson menghasilkan rxy =0.701 selanjutnya dilakukan uji keberartian koefisien korelasi dengan menggunakan uji t dan dihasilkan thitung = 10,413 dan ttabel= 1,66. Dengan demikian dapat disimpulkan koefisien korelasi rxy =0.701 adalah positif dan signifikan. Koefisien Determinasi yang menunjukkan hasil sebesar 49,19% variabel Pembelian Impulsif (impulse buying) ditentukan oleh Gaya Hidup. Persamaan regresi yang dihasilkan antara X2 dan Y adalah Ŷ = 38,56 + 0.61 X2 Uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas galat taksiran regresi Y atas X1 dengan uji Lilliefors menghasilkan Lhitung= 0,0565, sedangkan Ltabel untuk n =114 pada taraf signifikan 0,05 adalah 0,083 Karena Lhitung < LTabel maka galat taksiran Y atas X1 berdistribusi normal. Uji linieritas regresi menghasilkan Fhitung< Ftabel yaitu (0,77) < (1,63) maka dapat disimpulkan bahwa persamaan regresi tersebut linear. Uji Keberartian regresi menghasilkan Fhitung> Ftabel yaitu (78,00) > (3,93) sehingga dapat disimpulkan bahwa persamaan regresi tersebut signifikan. Koefisien korelasi product moment dari pearson menghasilkan rxy =0.641 selanjutnya dilakukan uji keberartian koefisien korelasi dengan menggunakan uji t dan dihasilkan thitung = 8,832 dan ttabel= 1,66. Dengan demikian dapat disimpulkan koefisien korelasi rxy =0.641 adalah positif dan signifikan. Koefisien Determinasi menunjukkan hasil sebesar 41,05% yang artinya Pembelian Impulsif (impulse buying) ditentukan olehGaya Hidup dan Atmosphere Toko.
Kata Kunci: Pembelian Impulsif (impulse buying), Gaya Hidup, Atmosphere Toko Bibliografi : lembar 103-105
Tidak tersedia versi lain