Text
Peningkatan penguasaan kosakata Bahasa Inggris untuk anak melalui pembelajaran kontekstual di Sentra Berbicara : penelitian tindakan di kelas 3 SDIT Nurul Yaqin, Jakarta Timur tahun 2015
Penelitian tindakan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan penguasaan kosakata bahasa Inggris anak melalui strategi pembelajaran kontekstual di sentra bercerita melalui kegiatan bercerita menggunakan bahasa Inggris di kelas 3A SDIT Nurul Yaqin tahun 2015. Subyek penelitian ini terdiri dari 24 orang anak. Model penelitian tindakan yang digunakan adalah model Kemmis dan Mc. Taggart yang meliputi empat tahap yaitu (1) perencanaan (2) tindakan (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, meliputi 18 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen observasi, wawancara, dokumentasi, catatan lapangan dan diskusi. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analilsis data kualitatif dan kuantitatif. Analisa data kualitatif digunakan untuk menjelaskan hasil peningkatan kemampuan penguasaan kosakata bahasa Inggris anak setelah pelaksanaan praktik bercerita menggunakan bahasa Inggris di sentra bercerita dengan cara menganalisa data dari hasil catatan lapangan, catatan wawancara, dan catatan dokumentasi selama penelitian. Analisa data kuantitatif digunakan untuk mengetahui presentase kenaikan kemampuan penguasaan kosakata bahasa Inggris anak setelah pelaksanaan tindakan, presentase kemampuan penguasaan kosakata bahasa Inggris anak pada pra siklus yaitu 52.25%, meningkat pada siklus satu menjadi 65.59% dan meningkat pada siklus dua menjadi 78.85%. Data hasil pelaksanaan tindakan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan penguasaan kosakata bahasa Inggris anak sesuai kriteria keberhasilan yaitu 71% dari keseluruhan anak siswa kelas 3A SDIT Nurul Yaqin sudah mencapai standar keberhasilan yang ditentukan sekolah dan kolaborator sebesar 75% dan semua anak menunjukkan kemampuan penguasaan kosakata bahasa Inggris berkembang sangat baik sesuai harapan. Temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan penguasaan kosakata bahasa Inggris dapat ditingkatkan melalui kegiatan praktik bercerita dengan menggunakan bahasa Inggris di sentra bercerita melalui strategi pembelajaran kontekstual di sentra bercerita anak kelas 3A SDIT Nurul Yaqin kota Jakarta dan tidak dapat digeneralisasikan. Kata kunci : penguasaan kosakata bahasa Inggris anak, pembelajaran kontekstual, sentra bercerita dan penelitian tindakan.
The action research aims is to improve the children’s English vocabulary mastery using the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach in the story telling center through children doing story telling in English, which was conducted in grade 3A Nurul Yaqin the Integrated Islamic Primary School in the academic year of 2015. The subject of this research were 24 children. This research method was based on the Action Research of Kemmis and Mc. Taggart Model with four techniques (1) planning, (2) action, (3) observation and evaluation, and (4) reflection. The research was conducted in two cycles, consisted of 18 times meetings. Data were collected through observation, interviews and documentation. The data analysis technique used in this research were the qualitative and quantitative data. The qualitative data analysis was used to describe the result of the increase in the children’s English vocabulary mastery after the implementation of the story telling practice by analizing data from the field notes, interview notes and the research documentation notes. The qualitative data analysis used to determine the percentage increase in the children’s English vocabulary mastery after the implementation of the action, the percentage of the children’s English vocabulary mastery in the Pre-cycle was 52.25%, was increased in the Cycle One being 65.59% and was improved in the Cycle Two became 78.85%. Data from the implementation of the action showed that an increase in children’s English vocabulary mastery was based on the criteria of success of 71% of all children in grade 3A Nurul Yaqin the Integrated Islamic Primary School were able to reach the standards of success established by the school and the collaborators, namely by 75% and children have showed their English vocabulary mastery reaching the excellent standard of expectation. It can be concluded that the children’s English vocabulary mastery can be enhanced through the practice of story telling activities. The children’s English vocabulary mastery, and the result of this research was not to be generalized. Keywords : children’s English vocabulary mastery, contextual teaching and learning, story telling center, action research
Tidak tersedia versi lain