Text
Evaluasi program bantuan Biaya Personal Peserta Didik Dari Keluarga Tidak Mampu (Bapaku) Pemerintah Kabupaten Bandung Barat : penerapan model CIPP
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan program Bantuan Biaya Personal Pendidikan Bagi Peserta Didik dari Keluarga Tidak Mampu (BAPAKU) Kabupaten Bandung Barat. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif digunakan dalam menjaring informasi melalui observasi dan wawancara, sedangkan pendekatan kuantitatif digunakan dalam menjaring data melalui angket. Penelitian ini menggunakan metode penelitian evaluasi. Karena penelitian evaluasi merupakan suatu kegiatan yang biasanya dilakukan untuk membuat penilaian terhadap kelayakan suatu perencanaan, implementasi dan hasil suatu program atau kebijakan. Model evaluasi yang digunakan adalah menggunakan model evaluasi Contex, Input, Process dan Product (CIPP) dari Stufflebeam & Shinkfield. Komponen utama model CIPP adalah konteks, input, proses dan produk, yang merupakan rangkaian model evaluasi yang dilakukan untuk melihat tingkat keberhasilan suatu program. Hasil penelitian pada aspek Konteks (Context) menunjukkan berada pada kategorisasi tinggi pada aspek kebijakan pemerintah dan sasaran program, namun pada asepk tujuan berada pada kategori rendah sehingga perlu ditetapkan tujuan yang lebih terarah dan tertuang dalam peraturan atau pedoman program. Hasil penelitian pada aspek Input (Input) menunjukkan semua aspek teraktualisasi pada kategori sangat tinggi artinya semua aspek sudah memenuhi standar, kecuali pada aspek pelaksana program dan pedoman penggunaan dana sehingga diperlukan juknis atau standar operasional yang jelas dan disebarluaskan kepada pihak pelaksana agar program terlaksana dengan standar yang sama dan hasil akhir yang sama. Hasil penelitian pada aspek Proses (Process) menunjukkan aktualisasi pada kategori sangat tinggi, artinya semua aspek yaitu proses seleksi, penyaluran dana, pengawasan dan pembuatan laporan memenuhi standar. Hasil penelitian pada aspek Produk (Product) diperoleh hasil aktualisasi pada kategori tinggi dan sangat tinggi, artinya seluruh standar kriteria pada aspek pemanfaatan dana, kecukupan dana, dan upaya mengatasi siswa drop out telah terpenuhi. Kesimpulan penelitian menunjukkan berdasarkan model evaluasi CIPP, program BAPAKU berada berada pada kategori tinggi artinya hampir semua kriteria telah terpenuhi, namun masih dibutuhkan perbaikan pada beberapa kriteria terutama pada aspek Input. Kata kunci: Model Evaluasi Program, CIPP, BAPAKU, biaya pendidikan
This study aims to determine the effectiveness of the implementation of the program assistance of personal costs participants from family are not able (BAPAKU) from government district Bandung Barat. The approach of this research is qualitative and quantitative research approach. Qualitative approaches are used in capturing information through observation and interviews, while quantitative approaches are used in capturing data through questionnaires. This research uses evaluation research method. Because evaluation research is an activity that is usually done to make an assessment of the feasibility of a planning, implementation and outcome of a program or policy. The evaluation model used is the evaluation model of Contex, Input, Process and Product (CIPP) of Stufflebeam & Shinkfield. The main components of the CIPP model are context, input, process and product, which is a series of evaluation models undertaken to see the success of a program. The results of the research show that Context is in the high categorization of government policy and program objectives, but the objectives are in the low category, so the objectives need to be set more directed and stipulated in the rules or program guidelines. The results of research on Input (Input) aspect shows all aspects actualized in very high category means that all aspects have fulfilled the standard, except on program implementer aspect and fund usage guidance so that the technical guidance or standard of operation is clear and disseminated to the implementer so that the program is done with standard The same and the same end result. The results of research on the aspects of Process (Process) shows the actualization of the category is very high, meaning that all aspects of the selection process, fund distribution, supervision and report making meet the standards. The result of research on Product aspect (Product) is obtained by actualization result in high and very high category, it means that all criteria standard in fund utilization aspect, fund adequacy, and effort to overcome student drop out have been fulfilled. The conclusion of the research shows that based on the CIPP evaluation model, the BAPAKU program is in the high category meaning that almost all criteria have been fulfilled, but still needed improvement on some criteria especially on the input aspect. Keywords: Program Evaluation Model, CIPP, BAPAKU, education cost
Tidak tersedia versi lain