Text
The translation of Pride and Prejudice into Indonesia : feminist translation strategy
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menguraikan penerapan strategi penerjemahan dalam ilmu penerjemahan feminis. Penelitian ini didasarkan pada teori Luise von Flotow mengenai strategi penerjemahan feminis. Data diambil dari dua versi Indonesia novel Pride and Prejudice yang ditulis oleh Jane Austen dan diterjemahkan oleh dua orang penerjemah perempuan yakni Berliani M. Nugrahani dan Yuanita. Penulis menggunakan deskriptif analitikal interpretatif untuk menganalisis data. Penulis pertama membaca versi asli dari novel Pride and Prejudice, lalu membaca versi terjemahannya. Penulis kemudian mengidentifikasikan dan mengklasifikasikan data ke dalam tipe strategi penerjemahan feminis. Ada tiga tipe penerjemahan feminis dari Luise von Flotow, yakni Penambahan (Supplementing), Penulisan Pengantar dan Catatan Kaki (Prefacing and Footnoting) dan Pengubahan/Pencampuran ide (Hijacking). Dari analisis, penulis menemukan 44 data di buku pertama, dan 46 data di buku ke dua. Dari 44 data di buku pertama, 34 data merupakan strategi hijacking sementara 10 data merupakan strategi supplementing. Dari 46 data di buku ke dua, 34 data merupakan strategi hijacking dan 12 data merupakan strategi supplementing. Hijacking adalah strategi yang paling dominan digunakan dalam data yang ditemukan di kedua buku. Dan data tidak ditemukan menggunakan strategi prefacing and footnoting.
Kata kunci: penerjemahan feminis, hijacking, supplementing, prefacing and footnoting, Pride and Prejudice
This study is aimed to find out and to elaborate the employment of the translation strategies in feminist translation study. This study is grounded from Luise von Flotow’s theory about feminist translation strategy. The data were taken from two Indonesian versions of Pride and Prejudice novel written by Jane Austen, that were translated by female translators which are Berliani M. Nugrahani and Yuanita. The writer used descriptive analytical interpretative study in analyzing the data. The writer first read the original version of Pride and Prejudice novel, then read its Indonesian translation. The writer then identified the data and classified them to the types of strategies of feminist translation. There are three types of feminist translation strategies by Luise von Flotow which are supplementing, prefacing and footnoting, and hijacking. From the analysis, the writer discovered 44 data in the first translated book, and 46 data in the second translated book. From 44 data in the first translated book, it is divided into 34 data of hijacking and 10 data of supplementing. From 46 data in the second translated book, it is divided into 34 data of hijacking and 12 data of supplementing. It is discovered that hijacking is the most dominant type in amount of data from each book. And there is no data found for prefacing and footnoting strategy.
Keyword: feminist translation, hijacking, supplementing, prefacing and footnoting, Pride and Prejudice
Bibliografi hal.: 69-72
| SS00002563 | SK 2563 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.02.2014.001) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - PSKR 2026 |
Tidak tersedia versi lain