Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Komodifikasi pertunjukan wayang orang : studi kasus wayang orang Bharata, Jakarta

Afif, Muhammad - Nama Orang;

Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana kesenian pertunjukan wayang berubah tujuan tidak menjadi ritual keagamaan di saat ini. Perubahan yang terjadi pada masyarakat akan mempengaruhi perubahan dalam kesenian tersebut. Ini terjadi pada perkembagan Wayang Orang Bharata yang mengalami sentuhan dari masyarakat sekitarnya. Adanya sebuah adaptasi dengan perubahan penikmatnya menjadikan Bharata harus mengikuti penikmatnya. Cara adaptasi Bharata untuk beradaptasi dengan mengkomodifikasi kesenian mereka. Bharata berusaha agar pertunjukan mereka dapat memiliki nilai jual dimata penikmatnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, studi literatur dan dokumentasi. Konsep penulisan ini menggunakan konsep Seni Pertunjukan dan Komodifikasi, berguna untuk menjelaskan bagaima produksi pertunjukan wayang orang dan hasil dari komodifikasi wayang orang. Temuan hasil penelitian yang dilakukan penulis adalah bergesernya nilai pertunjukan wayang orang menjadi bentuk sarana estetis adalah faktor perubahan masyarakatnya. Dalam hal ini Bharata sebagai kelompok yang mempertunjukan wayang orang telah melakukan perubahan tujuan wayang orang. Bharata melakukan komodifikasi untuk memunculkan nilai jual kesenian wayang orang. Nilai jual yang menjadi bagaimana kesenian Wayang Orang Bharata dapat bertahan dan eksis di tengan perkembangan masyarakat modern kota Jakarta. Usaha komodifikasi ini meningkatkan nilai estetis kesenian wayang orang karena mampu bersaing dengan hiburan modern kota Jakarta.
Kata kunci: Komodifikasi, Kesenian, Wayang Orang



This study aims to explain how the art of “Wayang Orang Bharata” could be exist in the midle of the development of Jakarta. Changes that occur in a society will certainly affect the changes in the arts too. This is what happened to Wayang Orang Bharata, which has been affected from the surrounding community. Changes in the function of wayang performances which at first was a function of ritual means turned into aesthetic presentation medium. The adaptation of the change of the audience makes Bharata must follow the audience’s flow. Bharata made the adaptation process by codifying their artistry and adapted to the changes that exist in today's society. Bharata also tried to keep their show still able to have sale value in the eyes of the lovers. This research uses qualitative research method with case study approach. That using the data collecting technique such as: interview, observation, literature study and documentation. This writing concept of writing uses the concept of Performing Arts and Commodification which are useful to explain how the production of “Wayang Orang” and results of the wayang orang commodification. The core of the results of research conducted by the author is the way of adaptation Bharata by commodifying their art. Impacts that occur in the show until the process of commodification raises the selling value of puppet art people. The selling value of how the art of Wayang Orang Bharata can survive and exist in the midst of development of modern society of Jakarta. This commodity business enhances the aesthetic value of puppet art because it is able to compete with modern entertainment in Jakarta.


Ketersediaan
#
UPT Perpustakaan UNJ SK 14251
SS00014251
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 14251
Penerbit
Jakarta : Prodi Sosiologi FIS UNJ., 2017
Deskripsi Fisik
xiii, 100 lembar ; 28 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Wayang Orang
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Muhammad Afif
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?