Text
Sosialisasi nilai Budaya Sunda melalui pemakaian busana adat di SDN 2 Nagri Kidul Purwakarta
This writing uses qualitative methods with data collection techniques through observation, interview and literature study as supporting data. Interviews were conducted to one principal and two teachers in different times. Beside conducting interviews, researcher also did observation to teaching and learning process. Researcher also sought additional information from students and parents to know the role of schools through teaching and learning activities in socializing the value of Sundanese culture.
The results of the study found that the school as a socialization agency to plant Sundanese culture through the use of traditional cloth. The socialization of Sundanese cultural values are integrated with the concept of learning that had changes from before. This concept of learning is called the concept of Seven Poe Special Education. This concept is integrated with the day naming in each day. This concept is intended for the learning that takes place can achieve more applicative learning. Keywords: Socialization, Sundanese Cultural Values, Traditional cloth
Penulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan sosialisasi nilai budaya Sunda melalui pemakaian busana adat di kalangan siswa SDN 2 Nagri Kidul Purwakarta. Sosialisasi merupakan proses belajar individu untuk bertingkah laku sesuai dengan kebudayaan dalam komunitas tertentu. Melalui proses sosialisasi ini, individu diajarkan tentang bagaimana bersikap dan bertingkah laku yang diharapkan oleh komunitas masyarakat tertentu. Penulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi pustaka sebagai data penunjang. Wawancara dilakukan kepada satu orang kepala sekolah dan dua orang guru yang dilakukan dengan waktu yang berbeda. Selain melakukan wawancara peneliti juga melakukan pengamatan proses belajar mengajar. Peneliti juga mencari informasi tambahan dari siswa serta orang tua/wali siswa untuk mengetahui peranan sekolah melalui kegiatan belajar mengajar dalam mensosialisasikan nilai budaya Sunda. Hasil dari penelitian menemukan bahwa sekolah sebagai agen sosialisasi menanamkan nilai budaya Sunda melalui pemakaian busana adat. Sosialisasi nilai budaya Sunda diintegarsikan dengan konsep pembelajaran yang mengalami perubahan dari sebelumnya. Konsep pembelajaran ini dinamakan konsep Tujuh Poe Pendidikan Istimewa. Konsep ini diintegrasikan dengan penamaan hari di setiap harinya. Konsep ini bertujuan agar pembelajaran yang berlangsung dapat mencapai pembelajaran yang lebih aplikatif. Kata Kunci: Sosialisasi, Nilai Budaya Sunda, Busana Adat
| SS00014279 | SK 14279 | UPT Perpustakaan UNJ | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain