Text
Implikasi model pembelajaran kooperatif pada mata pelajaran sosiologi terhadap keterampilan sosial peserta didik kelas XI IIS di SMA Negeri 35 Jakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikasi model pembelajaran kooperatif terhadap keterampilan sosial peserta didik kelas XI IIS di SMA Negeri 35 Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Penulis melakukan observasi langsung ke lapangan untuk menggali lebih dalam tentang implikasi model pembelajaran kooperatif terhadap keterampilan sosial peserta didik. Penulis juga melakukan wawancara dengan informan, yaitu 1 orang guru sosiologi, 2 orang guru PKM sosiologi, 1 orang wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan 1 orang wakil kepala sekolah bidang kesiswaaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran di SMA Negeri 35 Jakarta telah melaksanakan model pembelajaran kooperatif dengan baik. Peserta didik memiliki kesempatan lebih besar untuk berinteraksi dengan teman dalam kelompok ketika diposisikan sebagai pusat pembelajaran. Interaksi tersebut memiliki simbol non-fisik berupa ajakan dan teguran. Peserta didik melakukan interpretasi terhadap simbol tersebut dalam bentuk tindakan yang sesuai dengan harapan kelompok terhadap dirinya. Tindakan tersebut membentuk keterampilan sosial yang merupakan implikasi dari interaksi dalam model pembelajaran kooperatif, antara lain perilaku interpersonal, perilaku yang berhubungan dengan diri sendiri, perilaku yang berhubungan dengan kesuksesan akademik, penerimaan teman sebaya, dan keterampilan berkomunikasi.
This study aimed to describe the implications of cooperative learning model on social skills of students in class XI IIS SMA Negeri 35 Jakarta. This research used a qualitative approach with descriptive research. Data collection techniques were conducted by observation, interview, documentation, and literature study. The authors did direct observations to the field to explore more deeply about the implications of cooperative learning models on the social skills of students. The authors also conducted interviews with informants, which is 1 sociology teacher, 2 PKM teachers of sociology, 1 vice principal of school curriculum and 1 vice principal of the school student. The results of this study revealed that learning in SMA Negeri 35 Jakarta has implemented cooperative learning model properly. Students have a greater chance to interact with friends in groups when positioned as learning centers. The interaction has a non-physical symbol of solicitaion and reprimand. Students interpret the symbols in the form of action in accordance with the group's expectations of them. These implication of interaction in cooperative learning model build social skills, including interpersonal behavior, self-related behaviors, academic-related behaviors, peer acceptance, and communication skills.
Tidak tersedia versi lain