Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Ekspresi visual bahasa isyarat dalam karya lukis

Tri Erwinsyah Putra - Nama Orang;

Banyak masyarakat kurang mengerti siapa penyandang tuna rungu. Mereka dianggap sebagai orang yang kurang bisa berkarya. Hal ini mengakibatkan perbedaan status sosial sehingga penyandang tuna rungu dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Anak tuna rungu adalah anak yang mengalami gangguan atau kerusakan pendengaran sehingga mengganggu aktifitas hidupnya terutama dalam bersosialisasi dan berkomunikasi. Gangguan pendengaran sering berdampak pada kemampuan verbal seseorang sehingga mereka menggunakan bahasa isyarat dan bahasa tubuh untuk berkomunikasi. Pada umumnya anak tuna rungu mempelajari bahasa isyarat di SLB (Sekolah Luar Biasa). Di Indonesia ada bahasa isyarat yang digunakan yaitu BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia). Ketertarikan perupa mengangkat tema ekspresi visual bahasa isyarat dalam bahasa isyarat didasari oleh rasa perhatin dan simpati terhadap kerja keras yang dilakukan oleh mereka namun kurang mendapat perhatian dari masyarakat.
Seni lukis merupakan karya seni rupa modern yang tercipta dari kreativitas dan inovasi. Karya-karya dalam seni rupa modern menekankan beberapa unsur yang antara lain unsur eksplorasi, kebaruan, dan orisinalitas. Eksplorasi nilai kebaruan diucapkan melalui tema bahasa isyarat dan media komunikasi alternatif bagi tuna rungu. Gaya lukisan komikal (superflat) merupakan ciri personal karya perupa. Karakter visual disajikan dengan kecenderungan bentuk figuratif dan simbolik.
Karya lukis ini diharapkan dapat membangkitan motivasi hidup, semangat berkarya dan sekaligus mengedukasi masyarakat tentang bahasa isyarat melalui seni modern dalam wujud karya lukis di kehidupan sosial.


Many people do not understand who is deaf. They are regarded as less able to work. This resulted in different social status so that the deaf person is viewed by the public. Deaf children are children who have impairment or hearing damage, so disrupt the activities of his life, especially in socializing and communicating. Hearing loss often affects a person's verbal skills so they use sign language and body language to communicate. In general, deaf children learn sign language in SLB (Special School). In Indonesia there is a sign language used that is BISINDO (Sign Language Indonesia). Artists' interest in the theme of visual expression of sign language in sign language is based on a sense of concern and sympathy for the hard work done by them but received less attention from the public.
Painting is a work of modern art created from creativity and innovation. The works in modern art emphasize some elements that include elements of exploration, novelty, and originality. Exploration of novelty values is spoken through sign language themes and alternative communication media for the hearing impaired. The style of comic painting (superflat) is a personal feature of the works of artists. Visual characters are presented with a tendency of figurative and symbolic forms.
This painting is expected to generate the motivation of life, the spirit of work and also educate the public about sign language through modern art in the form of painting in social life.


Ketersediaan
SS00016047SK 16047UPT Perpustakaan UNJ (CD.02.2018.003)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 16047
Penerbit
Jakarta : Prodi Pendidikan Seni Rupa FBS UNJ., 2018
Deskripsi Fisik
xiv, 109 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Lukisan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Tri Erwinsyah Putra
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik