Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Upaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui model pembelajaran CORE (Connecting Organizing Reflecting Extending) di kelas VII-A SMP Negeri 77 Jakarta

Muhammad Piqih Fajriansyah - Nama Orang;

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui model pembelajaran CORE (ConnectingOrganizing-Reflecting-Extending) di kelas VII-A SMPN 77 Jakarta. Kemampuan pemecahan masalah matematika adalah salah satu bagian penting dalam proses pembelajaran matematika. Menguasai kemampuan pemecahan masalah matematika berarti peserta didik dapat mengidentifikasi informasi-infomasi pada masalah, membuat perencanaan penyelesaian masalah, menyelesaikan masalah dan memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Berdasarkan hasil tes prapenelitian yang diberikan kepada peserta didik kelas VII-A menunjukkan kemampuan pemcahan masalah matematika peserta didik masih relatif rendah. Dengan demikian, kemampuan pemcahan masalah matematika peserta didik, khususnya peserta didik kelas VII-A SMPN 77 Jakarta sangat perlu untuk ditingkatkan. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 6 peserta didik yang dipilih dari 36 peserta didik kelas VII-A SMPN 77 Jakarta. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti, wawancara, format lembar observasi kemampuan pemecahan masalah matematika, lembar tes akhir siklus, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus, dan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor tes kemampuan pemecahan masalah matematika meningkat melalui pembelajaran matematika dengan model pembelajaran CORE (Connecting-Organizing-Reflecting-Extending) dari aktivitas yang diamati pada setiap tahapan yakni Connecting-Organizing-ReflectingExtending sekaligus respon positif dari peserta didik subjek penelitian dan juga peserta didik secara keseluruhan terhadap penerapan model pembelajaran CORE (Connecting-Organizing-Reflecting-Extending).

This study aims to improve students' math problem solving skills through CORE (Connecting-Organizing-Reflecting-Extending) learning model in VII-A class SMPN 77 Jakarta. The ability to solve mathematical problems is an important part of the learning process of mathematics. Mastering the problem solving skills of mathematics means learners can identify information on the problem, make a problem solving plan, solve the problem and re-examine the results obtained. Based on the results of pretest tests given to the students of class VII-A shows the ability to solve the problem of mathematics learners is still relatively low. Thus, the ability to solve the problem of mathematics learners, especially students class VII-A SMPN 77 Jakarta is necessary to be improved.
Research subjects in this study were 6 students selected from 36 students class VII-A SMPN 77 Jakarta. Instruments in this study are researchers, interviews, observation sheet format math problem solving skills, test cycle end sheet, and documentation. The study was conducted in three cycles, and each cycle consisted of two meetings. Data collection techniques in this study are observation, tests, and interviews. The data obtained were analyzed descriptively by triangulation of data.
The results showed that the test of math problem solving ability was increased through mathematics learning with CORE (Connecting-OrganizingReflecting-Extending) learning model of activity observed at each stage ie Connecting-Organizing-Reflecting-Extending as well as positive response from learners of research subjects and also learners as a whole against the application of CORE (Connecting-Organizing-Reflecting-Extending) learning model.


Ketersediaan
SS00016157SK 16157UPT Perpustakaan UNJ (CD.03.2017.005)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 16157
Penerbit
Jakarta : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA UNJ., 2018
Deskripsi Fisik
xii, 341 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Pemecahan Masalah Matematis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Muhammad Piqih Fajriansyah
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik