Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Upaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis melalui penerapan model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) de kelas VIII-6 SMPN 216 Jakarta

Siska Setyaningsih - Nama Orang;

Latar belakang penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII-6 SMP Negeri 216 Jakarta masih rendah. Siswa diharapkan memahami proses penyelesaian masalah dan menjadi terampil dalam memilih dan mengidentifikasi kondisi dan konsep yang relevan dengan masalah, merumuskan rencana penyelesaian dan mengaitkan keterampilan yang telah dimiliki sebelumnya untuk menyelesaikan masalah. Berdasarkan pengamatan, siswa belum terlibat secara aktif dalam mengemukakan pendapatnya dan belum dapat mengaplikasikan pengetahuannya untuk menyelesaikan permasalahan matematis secara baik, ada sebanyak 86.12% siswa belum memenuhi KKM. Penelitian ini menerapkan model pembelajaran MEA (Means-Ends Analysis) dengan tujuan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Kemampuan pemecahan masalah matematis memiliki empat langkah penyelesaian masalah yang terdiri dari memahami masalah, merencanakan penyelesaian masalah, melaksanakan rencana penyelesaian, dan melakukan pemeriksaan kembali solusi masalah yang diperoleh. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari tiga siklus dimana masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, analisis, dan refleksi. Setiap siklus menerapkan model pembelajaran MEA. Siswa juga diberikan tes pada setiap akhir siklus untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini berlangsung pada bulan Mei 2015 di kelas VIII-6 SMP Negeri 216 Jakarta tahun ajaran 2014/2015 dengan jumlah 36 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran MEA dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada setiap siklus. Rata-rata nilai kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII-6 pada siklus I adalah 65.17, pada siklus II meningkat menjadi 74.17, dan pada siklus III meningkat menjadi 85.56. Jumlah siswa yang memperoleh nilai tes kemampuan pemecahan masalah matematis dengan nilai mencapai kriteria baik yaitu sama dengan atau lebih dari 75 juga mengalami peningkatan. Siklus I yaitu sebanyak 25% atau 9 siswa, siklus II meningkat menjadi 63.9% atau 23 siswa, dan siklus III meningkat menjadi 86.1% atau sebanyak 31 siswa.

The background of this research is the mathematical problem solving ability of grade VIII-6 students at SMP Negeri 216 Jakarta is still low. Students are expected to understand the problem solving process and become skilled I selecting and identifying conditions and concepts that are relevants to the problem, devising a plan, and relating previously knowledge that they learned to solve the problem. Based on the observation, students have not been actively involved in expressing their opinions and have not been able to apply their knowledge to solve mathematical problems, there are as many as 86.12% students have not reached good criteria of mathematical problem solving ability. This research applies MEA learning model (Means-Ends Analysis) with the aim of improving students mathematical problem solving abilities. Mathematical problem solving ability have four problem solving steps consisting of understanding the problem, devising a plan, carrying out the plan and looking back to the process of the solution that are obtained. This classroom action research was conducted in three cycles and each of the cycles consists of four phases, namely planning, implementation, analysis, and reflection. Each of the cycles on mathematics learning applied MEA learning model. Students are given a test at the end of each cycles to measure their mathematical problem solving ability. This research took place in May 2015 in class VIII-6 SMPN 216 Jakarta, year 2014/2015 with a total of 36 students. The results showed that the implementation of MEA learning model can improve the mathematical problem solving ability of the students. It is indicated by an increase in the average value of the test of mathematical problem solving ability of the students at each cycle. The average value of the test of mathematical problem solving ability of the students in class VIII-6 of SMPN 216 Jakarta on the first cycle was 65.17, the second cycle increased to 74.17, and on the third cycle rosed to 85.56. Furthermore, the number of the students who gain the value of mathematical problem solving ability test with the value reaching good criteria which is equal to or more than 75 also increased. First cycle was 25% or 9 students, then increased to 63.9% or 23 students on second cycle, and on third cycle increased to 86.1% or as much as 31 students.


Ketersediaan
#
UPT Perpustakaan UNJ (CD.03.2018.002) SK 16152
SS00016152
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 16152
Penerbit
Jakarta : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA UNJ., 2018
Deskripsi Fisik
xii, 325 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Kemampuan Pemecahan Matematis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Siska Setyaningsih
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?