Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Uji sensivitas dan spesifisitas antibodi anti fim-C Salmonella typhi sebagai dasar pengembangan deteksi demam tifoid

Anis Marsela - Nama Orang;

Demam tifoid adalah penyakit yang diderita oleh banyak orang di negara berkembang termasuk Indonesia. Hingga saat ini metode diagnosis demam tifoid dengan spesifisitas dan sensitivitas tinggi masih terus dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang sensitivitas dan spesifisitas antibodi anti-Fim-C Salmonella typhi terhadap protein Fim-C, ekstrak protein bakteri S.typhi dan ekstrak protein bakteri lainnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent Assay) dan Western Immunoblotting. Antigen yang digunakan adalah Recombinant Protein Fim-C S.typhi penelitian sebelumnya. Hasil studi ELISA menunjukkan antibodi anti-Fim-C sensitif terhadap antibodi Fim-C rekombinan, dalam mendeteksi antigen terendah dengan konsentrasi 12,5 ng. Hasil metode Western Blot menunjukkan bahwa antibodi anti Fim-C secara spesifik mengidentifikasi antigen protein rekombinan Fim-C dalam pita protein ± 31 kDa, ekstrak protein bakteri S.typhi yang berukuran ± 29 dan ± 60 kDa, ekstrak protein bakteri S.typhimurium. ± 28 dan ± 60 kDa, ekstrak protein bakteri E.coli berukuran ± 34 kDa dan ± 60 kDa dan ekstrak protein bakteri Shigella berukuran ± 60 kDa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa antibodi anti Fim-C S.typhi berpotensi dikembangkan sebagai dasar pengembangan alat pendeteksi demam tifoid.

Typhoid fever is a disease that is suffered by many people in developing countries including Indonesia. Until now the method of diagnostic typhoid fever with high specificity and sensitivity is still being developed. This study aims to obtain information on the sensitivity and specificity of anti-Fim-C antibodies Salmonella typhi to Fim-C protein, S.typhi bacteria protein extract and other bacterial protein extracts. The method used in this research is the method of ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent Assay) and Western Immunoblotting. Antigen used is Recombinant Protein Fim-C S.typhi previous research. The results of the ELISA study showed anti-Fim-C antibodies were sensitive to recombinant Fim-C antibody, in detecting the lowest antigen with a concentration of 12.5 ng. The results of the Western Blot method showed that anti Fim-C antibodies specifically identified Fim-C recombinant protein antigens in ± 31 kDa protein bands, S.typhi bacteria protein extracts measuring ± 29 and ± 60 kDa, bacterial protein extracts S.typhimurium measuring ± 28 and ± 60 kDa, E.coli bacteria protein extract measuring ± 34 kDa and ± 60 kDa and Shigella bacteria protein extract measuring ± 60 kDa. Based on the results can be concluded that antibody anti Fim-C S.typhi can potentially be developed as the basis for development of tifoid fever detection tool.


Ketersediaan
#
UPT Perpustakaan UNJ (CD.03.2018.003) SK 16141
SS00016141
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 16141
Penerbit
Jakarta : Prodi Kimia FMIPA UNJ., 2018
Deskripsi Fisik
viii, 60 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Demam Tifoid
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Anis Marsela
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?