Text
Perbedaan karakteristik morfologi antara ular bandotan Trimeresurus puniceus (BOIE, 1827) di Sumatra dan Jawa
Salah satu jenis reptil endemik Indonesia adalah ular bandotan (Trimeresurus puniceus) yang memiliki penyebaran hanya di Sumatera dan Jawa saja. Kondisi geografis antara Sumatera dan Jawa yang berbeda memungkinkan ular bandotan (T. puniceus) memiliki perbedaan morfologi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan morfologi yang meliputi morfometri dan meristik antara ular bandotan di Sumatera dengan Jawa dan mengetahui karakter morfologi spesifik apa yang dapat dijadikan pembeda antara ular bandotan di Sumatera dan Jawa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik observasi langsung. Spesimen ular bandotan yang digunakan adalah dari Sumatera dan Jawa. Variabel yang diukur adalah morfometri ular bandotan serta menghitung sisik (skalasi) ular bandotan. Data dianalisis dengan uji statistik non-parametrik menggunakan uji U Mann-Whitney (α < 0.05), yang diprogram melalui software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan karakteristik morfologi ular bandotan dari daerah Sumatera dan Jawa, karakter morfometri spesifik yang dapat dijadikan pembeda antara ular bandotan dari Sumatera dengan Jawa adalah diameter mata secara vertikal, dan jarak antara mata dengan bibir, namun demikian karakter meristik yang meliputi sisik supralabial, sisik supraocular, sisik Interorbital, dan jumlah sisik antara sisik supralabial ketiga dengan sisik subocular tidak dapat dijadikan sebagai karakter pembeda.
One of endemic species of reptiles in Indonesia is bandotan snake (Trimeresurus puniceus). Bandotan snake was only distributed in Sumatra and Java. The differences of geographical condition between Sumatra and Java enable this species to have develop morphological differences. Thus, this study was conducted to determine the morphological differences between bandotan snake in Sumatra and Java, also to determine the morphological characters that can be used as a determinator of this species between Sumatera and Java. The method that used in this research is descriptive method with direct observation techniques. This study used bandotan snake specimen from Sumatra and Java. Morphometric measurements and scalescounting (scalation) were performed in this study. Data were analyzed by using nonparametric analysis with U Mann-Whitney test, that were ran on the SPSS software. The results of this study shows that there were morphological differences between bandotan snake from Sumatra and Java, the morphometri characters that can be used as a determinator between bandotan snake in Sumatra and Java is eye diameter (vertical), distance of eye to lip, however meristic characters as supralabial scales, supraocular scales, interorbital scales, internasal scales, and number of scales between 3rd supralabial and subocular can’t be used as a determinator characters.
Tidak tersedia versi lain