Text
Persepsi siswa tentang kesulitan dalam pembelajaran sejarah : studi deskriftif kuantitatif di SMA Negeri 49 Jakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi siswa tentang kesulitan dalam pembelajaran sejarah. Penelitian dilaksanakan selama 9 bulan, terhitung bulan Maret sampai dengan bulan Januari 2018 pada kelas X SMA Negeri 49 Jakarta dengan jumlah populasi sebanyak 209 orang dan sampelnya diambil sebanyak 50% dari tiap kelas yaitu 106 orang dengan menggunakan teknik proportional random sampling.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner penelitian kepada responden. Pemaparan hasil penelitian bersifat deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, yaitu mendeskripsikan data yang diperoleh dalam bentuk tabel atau diagram frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi yang terdapat dalam benak siswa tentang kesulitan dalam pembelajaran sejarah tidak hanya disebabkan oleh materi pelajaran yang sulit dipahami. Namun terdapat faktor-faktor yang melatarbelakangi siswa memiliki persepsi kesulitan dalam pembelajaran sejarah, seperti faktor internal yang meliputi kognitif yaitu siswa mengetahui tujuan pembelajaran sejarah berjumlah sebanyak, afektif dimana siswa menyukai pelajaran sejarah dan psikomotor dimana siswa mengaku kondisi fisik berpengaruh terhadap kesulitan belajar dan eksternal meliputi lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat dan lingkungan sekolah. Siswa berpersepsi bahwa tingkat kesulitan belajar yang mereka rasakan bertaraf sedang dan kesulitan yang dialami siswa hanya terdapat pada sebagian materi yang dipelajari. Siswa berpersepsi kesulitan belajar sejarah bersifat sementara.
This study aims to find out how students' perceptions of difficulties in learning history. The research was conducted for 9 months, starting from March 2017 until January 2018 in X grade students of SMA 49 Jakarta. The population is 209 students and the sample was taken 50% from all students in each class which mean 106 people with using proportional random sampling technique. The method used is descriptive quantitative method with survey technique. Data obtained through the dissemination of research questionnaires to respondents. The presentation of the research results is descriptive. Data analysis technique used is descriptive analysis, that is description of data obtained in the form of table or frequency diagram and percentage. The results showed that the perceptions contained in the minds of students about the difficulty in learning history is not only caused by the elusive subject matter. But there are factors behind the students have perception difficulties in learning history, such as internal factors that include cognitive students know the purpose of learning history as much, affective where students like history lessons and psychomotor where students claimed the physical conditions affect the learning and external difficulties include family environment, community environment and school environment. Students perceived that the level of learning difficulty that they feel moderate and the difficulties experienced by students only found in some of the material being studied. Students with perception of history learning difficulties are temporary.
Tidak tersedia versi lain