Text
Pengaruh model pembelajaran dan metakognisi terhadap kemampuan pemecahan masalah mata pelajaran IPA : studi eksperimen pada siswa kelas V di SD Negeri Saga II Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang - Banten
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN METAKOGNISI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATA PELAJARAN IPA
(Studi Eksperimen pada Siswa Kelas V Di SD Negeri Saga II Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang – Banten)
SITI NURHAENI
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran dan metakognisi terhadap kemampuan pemecahan masalah mata pelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V SD Negeri Saga II Balaraja – Tangerang pada tahun pelajaran 2016/2017 dengan jumlah sampel sebanyak 36 siswa. Pengambilan data diperoleh melalui tes analisis Varian (ANAVA) dua jalur dengan desain treatmeant by level 2 x 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) hasil kemampuan pemecahan masalah mata pelajaran IPA siswa yang menggunakan model pembelajaran learning cycle 7E lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembalajaran example non example. (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan metakognisi terhadap kemampuan pemecahan masalah mata pelajaran IPA. (3) kemampuan pemecahan masalah mata pelajaran IPA siswa yang memilki metakognisi tinggi dan belajar dengan menggunakan model learning cycle 7E lebih baik daripada model pembelajaran example non example. (4) kemampuan pemecahan masalah mata pelajaran IPA siswa yang memiliki metakognisi rendah dan belajar dengan menggunakan model pembalajaran example non example lebih baik daripada model pembelajaran learning cycle 7E. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle 7E dengan mempertimbangkan metakognisi siswa dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah mata pelajaran IPA.
Kata kunci : siklus belajar 7E, metakognisi, kemampuan pemecahan masalah mata pelajaran IPA.
Tidak tersedia versi lain