Text
Pengaruh kepemimpinan transformasional, kepribadian dan motivasi berprestasi terhadap kinerja pegawai administrasi Universitas PGRI Palembang
RINGKASAN
Pendahuluan
Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat dewasa ini, sangat diperlukan adanya sumber daya manusia yang berkualitas sehingga mampu menghadapi persaingan dan perubahan Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pelaku pembangunan, sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan. Khususnya Universitas PGRI Palembang merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menyiapkan sumber daya manusia di bidang pendidikan dan non pendidikan. Dalam menyiapkan sumber daya yang berkualitasmaka perlu adanya pelayanan adminitrasi akademik dan administrasi non akademik yang berkualitas. Mutu pelayanan administrasi sangat ditentukan oleh kinerja pegawai administrasi. Rendahnya tingkat kinerja pegawai administrasi dapat dilihat dari rendahnya tingkat kehadiran di tempat kerja yang diakibatkan oleh kurangnya disiplin pegawai serta penggunaan waktu secara tidak efektif dan efisien dalam melaksanakan pekerjaan merupakan fenomena-fenomena yang sering ditemukan pada organisasi pelayanan publik. Rendahnya kinerja juga dapat disebabkan oleh aspek-aspek teknis dalam budaya atau sistem kerja yang kurang mendukung, seperti tidak jelasnya tugas pokok dan fungsi dari seorang pegawai, beban kerja yang tinggi (dapat disebabkan karena kurangnya
iv
iv
jumlah pegawai, volume kerja yang tinggi, dan lain-lain), dan kurang sepadannya imbalan jasa terhadap volume pekerjaan yang tinggi.
Berdasarkan pengamatan peneliti permasalahan yang terjadi antara lain: (1) dari disiplin yang rendah, (2) budaya kerja malas dan berorientasi pada imbalan, lamban dan tidak kreatif, serta kurang produktif di kalangan pegawai administrasi, (3) masih adanya “ewuh pakewu” terhadap penegakan disiplin pegawai, (4) menurut pegawai masih ada atasan dan rekan mereka yang lain juga malas, lamban dan tidak kreatif yang rendah, seperti kehadiran dikantor tidak tepat waktu, pulang kantor lebih awal, pada saat jam kerja banyak yang melalaikan tugas seperti bermain game, chatting, mengobrol, kreativitas kerja kurang, tidak ada inisiatif dalam melaksanakan pekerjaan, sehingga tugas-tugas sering tertunda penyelesaiannya.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pedekatan kuantitatif asosiatif dan melalui metode survei. Pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis jalur (path analysis).dan teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner terhadap 144 orang yang merupakan sampel dari dari populasi terjangkau yang berjumlah 243 orang pegawai administrasi Universitas PGRI Palembang. Metode pengambilan sampel dengan metode proporsional random sampling Penelitian ini terdiri dari tiga variabel bebas yaitu kepemimpinan transformasional, kepribadian dan motivasi berprestasi dan satu variabel terikat yaitu kinerja. Pengujian validitas instrumen dan perhitungan koefisien
v
v
reliabilitas instrumen didasarkan atas hasil ujicoba instrumen kepada 30 orang responden.
Hasil Penelitian
Terdapat pengaruh langsung positif kepemimpinan transformasional terhadap kinerja. Artinya, kepemimpinan transformasional yang kuat dari atasan langsung menyebabkan meningkatnya kinerja pegawai administrasi.
Terdapat pengaruh langsung positif kepribadian terhadap kinerja pegawai administrasi. Artinya kepribadian yang baik menyebabkan meningkatnya kinerja pegawai administrasi.
Terdapat pengaruh langsung positif motivasi berprestasi terhadap kinerja pegawai administrasi. Artinya, motivasi berprestasi yang tinggi, menyebabkan meningkatnya kinerja pegawai administrasi.
Terdapat pengaruh langsung positif kepemimpinan transformasional terhadap motivasi berprestasi pegawai administrasi. Artinya, kepemimpinan transformasional yang kuat menyebabkan meningkatnya motivasi berprestasi pegawai administrasi.
Terdapat pengaruh langsung positif kepribadian terhadap motivasi berprestasi. Artinya, kepribadian yang baik, mengakibatkan meningkatnya motivasi berprestasi pegawai administrasi.
Tidak tersedia versi lain