Text
Dampak banjir rob terhadap pertanian tambak di Kelurahan Muarareja Kota Tegal Jawa Tengah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak banjir rob terhadap pertanian tambak di Kelurahan Muarareja Kota Tegal Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Mei – September 2017. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan survey. Populasi dalam penelitian ini adalah 314 orang petani tambak yang berada di Kelurahan Muarareja dengan jumlah sampel menggunakan rumus slovin 76 orang petani tambak. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner semi tertutup dengan jumlah soal 22 butir soal. Pengolahan data menggunakan persentase. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat dampak banjir rob terhadap petani tambak yaitu kerusakan terjadi pada kolam tambak, jaringan irigasi dan tanggul. Kedua, Terjadi gagal panen pada para petani tambak karena saat terjadi banjir rob ikan akan terbawa arus air dan keluar dari kolam tambak. Ketiga, kerugian yang ditanggung oleh petani tambak berupa kehilangan ikan yang ada di kolam tambak miliknya, hal ini menunjukan bahwa petani tambak kehilangan biaya pembibitan dan biaya operasional yang telah dikeluarkan. di Kelurahan Muarareja adaptasi terhadap banjir rob hanya dengan pemasangan waring di sekitar tambak agar ikan tidak keluar saat rob. Tidak ada tindakan lain yang dilakukan oleh pemilik tambak agar mengurangi dampak banjir rob.
Kata Kunci : Dampak, Banjir Rob, Pertanian Tambak.
This study aimed to determine the impact of tidal flood on fishponds in Muarareja Urban Village Tegal Central Java. This research was conducted in May - September 2017. Descriptive with survey approach are the method that was used to. The population in this study were 314 fishpond’s farmers that were located in Muarareja Urban Village, with the number of samples are 76 fishpond’s farmers using slovin formula. Sampling technique using random sampling. The data were collected with semi-closed questionnaire of 22 question items. Data processing using percentage. The results showed that many damages occurred in fishponds. First, irrigation networks and embankments. Secondly, harvest failures occured in the farmers because when the floods happened the fish would be carried away by the water flow and out of the pond.Third, disadvantage that beared by the fish farmers such as loss of fish in their own fishponds, this showed that farmers lost the cost both of nursery and operational that have been issued. In Muarareja Urban Village, adaptation to the tidal flood only with the installation of mets around the pond so the fish do not come out when tidal flood. No other action were taken by the pond owners to reduce the impact of tidal flood. Keywords: Impact, Tidal Flood, Fishpond.
Tidak tersedia versi lain