Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Representasi mitos dalam naskah drama Dhemit karangan Heru Kesawa Murti : suatu kajian semiotika

Susi Rianingsih - Nama Orang;

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi mitos yang muncul pada naskah drama Dhemit karangan Heru Kesawa Murti dan memperoleh data empiris tentang mitos dalam naskah drama Dhemit karangan Heru Kesawa Murti dengan menggunakan kajian semiotika. Penelitian ini mengaitkan dengan unsur mitos yang dikemukakan oleh Eliade. Terdapat lima unsur mitos yang dikemukakan oleh Eliade yaitu mitos kosmogoni, mitos asal-usul, mitos dewa-dewa, mitos androgini, dan mitos akhir dunia. Penelitian ini juga dikaitkan pada pendekatan semiotik Charles Sanders Peirce yaitu ikon, indeks, dan simbol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat empat unsur mitos yang ada dalam naskah drama, dan satu unsur mitos yang tidak terdapat dalam naskah drama Dhemit karangan Heru Kesawa Murti. Temuan terbanyak sebesar 61 data dengan presentase 54,87% pada mitos kosmogoni, sebanyak 22 data dengan presentase 19,47% pada mitos dewa-dewa, sebanyak 15 data dengan presentase 14,16% pada mitos akhir dunia, sebanyak 14 data dengan presentase 11,50% pada mitos asalusul, dan sebanyak 0 data dengan presentase 0,00% pada mitos androgini. Naskah drama Dhemit sesuai untuk dipakai sebagai materi ajar pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia pada tingkatan SMA kelas XI semester 2 sesuai dengan Kurikulum Revisi 2016 KD 3.18 dan KD 4.18.

This study aims to determine the representation of the myths that appear in the drama Dhemit essay by Heru Kesawa Murti and obtain empirical data about the myths in the drama Dhemit essay by Heru Kesawa Murti by using semiotics study. This study relates to the mythical element proposed by Eliade. There are five mythical elements proposed by Eliade, the cosmogonic myth, the myth of origin, the myth of the gods, the androgynous myths, and the myth of the end of the world. This research is also attributed to Charles Sanders Peirce's semiotic approach of icons, index, and symbols. The method used in this research is descriptive qualitative method. The results show that there are only four mythical elements present in the drama script, and an element of myth that is not contained in the drama Dhemit by Heru Kesawa Murti. The most findings of 61 data with 54,87% percentage on cosmogonic myth, as much as 22 data with percentage 19,47% at myth of gods, as many as 15 data with percentage 14,16% at myth end of world, as many as 14 data with percentage 11 , 50% in the origin myth, and as many as 0 data with a percentage of 0.00% on the androgyny myth. Dhemit drama script is suitable to be used as learning material of Indonesian Language and Literature at the level of SMA grade XI 2nd semester according to Curriculum Revision 2016 KD 3.18 and KD 4.18.


Ketersediaan
SS00016533SK 16533UPT Perpustakaan UNJ (CD.02.2018.003)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 16533
Penerbit
Jakarta : Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FBS UNJ., 2018
Deskripsi Fisik
xi, 250 lembar ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Naskah Drama
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Susi Rianingsih
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik