Text
Pengembangan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) calon guru kimia menggunakan Pedagogical and Prossional-Experience (PaP-eRs) pada materi struktur atom dan sistem periodik unsur
Calon guru memiliki pengalaman yang masih minim untuk melakukan pembelajaran di dalam kelas, terutama dalam memanfaatkan teknologi untuk menunjang pembelajaran. Hal ini menyebabkan calon guru masih memiliki TPACK yang lebih rendah dibandingkan dengan guru berpengalaman. Untuk meningkatkan TPACK yang dimiliki oleh Calon Guru, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan berkolaborasi dengan guru berpengalaman menggunakan Pedagogical and Professional-Experience Repertoires (PaP-eRs). Model pembelajaran yang digunakan adalah Model Pembelajaran Kolaboratif, dimana pada model pembelajaran ini lebih menekankan pada pembangunan makna oleh siswa dari proses sosial yang bertumpu pada konteks belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah Interpretive Research dan paradigma penelitian yang digunakan adalah Paradigma Interpretivisme. Metode ini digunakan untuk menganalisa data-data yang diperoleh yakni wawancara dengan guru, lembar observasi guru, CoRe Framework guru, jurnal reflektif siswa, jurnal reflektif calon guru, dan rubrik sebagai instrumen dalam mengukur pengembangan TPACK.
Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Jakarta. Subjek penelitian adalah guru kimia berpengalaman, peneliti, dan siswa kelas X IPA 4 SMA Negeri 1 Jakarta. Materi pembelajaran kimia yang diberikan kepada siswa yaitu Materi Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perkembangan TPACK calon guru selama 6 kali pertemuan mengajar di kelas. Perkembangan TPACK calon guru dikarenakan semakin bertambahnya pengalaman mengajar serta dengan berkolaborasi dengan guru berpengelaman, calon guru mendapatkan informasi mengenai materi dan cara mengajar yang dapat meningkatkan efektivitas calon guru dalam mengajar ke depannya.
Pre service teachers have slight experience to do learning activity in classes, mainly to utilize technology to support learning activities. This causes pre service teachers still have lower TPACK compared to experienced teachers. To improve pre service teacher’s TPACK, one way that can pre service teachers do is to collaborate with experienced teachers using Pedagogical and ProfessionalExperience Repertoires (PaP-eRs). Learning model that used is Collaborative Learning model, which in this learning model emphasized in development of meaning by students from social process which rests in learning context. Research metode that used is Interpretive Research and research paradigm that used is Interpretivism Paradigm. This metode used to analyze data that obtained which is debriefing with experienced teacher, teacher’s observation paper, teacher’s CoRe Framework, students’ reflective journal, pre service teacher’s reflective journal, and rubric as instrument to measure the development of TPACK.
Research conducted in SMA Negeri 1 Jakarta. Research subject is experienced teacher, researcher, and XI IPA 4 students from SMA Negeri 1 Jakarta. Lesson that given to students is Atomic Structure and Periodic System. Result of the research shows that pre service teacher’s TPACK is developed during 6 times course in class. Development of pre service teacher’s TPACK caused by increasing of teaching experiment along with collaboration with experienced teacher, pre service teacher get more information about the subject matter and about the pedagogy which can improve the pre service teacher’s teaching effectivity in the future.
Tidak tersedia versi lain