Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Identifikasi multilokus DNA dan uji antagonis tiga kapang endofit perakaran padi (Oryza sativa L.) var Beaq ganggas terhadap Fusarium oxysporum

Lita Citra Dewi - Nama Orang;

Kapang endofit merupakan kapang yang hidup di dalam jaringan tanaman yang sehat serta memiliki banyak potensi, salah satunya menjaga inangnya dari serangan penyakit. Identitas kapang endofit yang valid diperlukan untuk mengeksplorasi potensi kapang endofit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kapang endofit asal perakaran padi (Oryza sativa L.) var. Beaq ganggas melalui analisis multilokus sekuen daerah ITS, gen beta-tubulin, dan gen calmodulin serta menguji potensi antagonismenya terhadap F. oxysporum kapang penyebab busuk akar pada padi. Penelitian dibagi menjadi tiga tahapan yaitu identifikasi multilokus berdasarkan analisis sekuen ITS, beta-tubulin, dan calmodulin; uji antagonisme, dan uji interaksi antagonisme yang diamati secara mikroskopik. Hasil analisis multilokus daerah ITS, calmodulin dan beta-tubulin menunjukan bahwa isolat PD2 dan PD4 merupakan anggota dari Aspergillus section Terrei dan secara genetik sangat dekat dengan A. hortai, A. terreus, A. neoafricanus, dan A. alabamensis sehingga untuk sementara diberi nama Aspergillus sp. strain PD2 dan Aspergillus sp. strain PD4. Isolat PD5 merupakan anggota dari Aspergillus section Versicolores, dan secara konsisten selalu berada satu klade dengan A. sydowii sehingga isolat PD5 teridentifikasi sebagai A. sydowii. Hasil uji antagonime menunjukan bahwa Aspergillus sp. strain PD2, Aspergillus sp. strain PD4, dan A. sydowii strain PD5 mampu menghambat pertumbuhan F. oxysporum sebesar 37.31%, 26.52%, dan 12.04%, secara berurutan. Interaksi antagonisme yang terjadi antara kapang endofit dan F. oxysporum menyebabkan adanya abnormalitas, lisis, vakuolasi, koagulasi sitoplasma, dan pembentukan pigmen merah (overpigmented) pada hifa F. oxysporum. Kata kunci: Aspergillus, Endofit, F. oxysporum, Multilokus filogenetik, Padi var. Beaq ganggas.


Endophytic fungi are microorganisms that live in plant tissues without causing apparent harm to their host. Endophytic fungi have a lot of potential, such as protecting the host plants from disease attacks. Therefore, unravelling the identity of the endophytic fungi is necessary to explore their potential. The purpose of this study was to identify three endophytic fungi isolated from roots of rice (Oryza sativa L.) var. Beaq ganggas by using multilocus analysis of ITS region, betatubulin and calmodulin genes, examine their antagonism ability against F. oxysporum. The study was divided into three stages: 1) multilocus identification based on sequence analysis of ITS, beta-tubulin, and calmodulin; 2) antagonistic assay, and 3) microscopic observation of antagonistic assay. Multilocus identification based on ITS, beta-tubulin, and calmodulin sequences showed that the endophytic fungi divided into Aspergillus section Terrei and A. section Versicolores. Isolates of PD2 and PD4 were identified as Aspergillus sp. strain PD2 and Aspergillus sp. strain PD4 because they consistently nested in the same clade with A. hortai, A. terreus, A. neoafricanus, dan A. alabamensis. Strain PD5 was identified as A. sydowii. Antagonistic assay by dual culture method showed that Aspergillus sp. strain PD2, Aspergillus sp. strain PD4, and A. sydowii strain PD5 exhibited growth inhibition of F. oxysporum by 37.31%, 26.52%, and 12.04%, respectively. Mycelia interaction examination between the endophytic fungi and F. oxysporum showed distortion, lysis, vacuolation, cytoplasmic coagulation, and the formation of red pigment (overpigmented) to the hyphae F. oxysporum. Keywords: Aspergillus, Endophyte, F. oxysporum, Multilocus phylogenetic, rice var. Beaq ganggas.


Ketersediaan
#
UPT Perpustakaan UNJ (CD.03.2018.003) SK 16682
SS00016682
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 16682
Penerbit
Jakarta : Program Studi Biologi FMIPA UNJ., 2018
Deskripsi Fisik
xiii, 94 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Uji Antagonis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Lita Citra Dewi
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?