Text
Meningkatkan kemampuan berpikir logis dalam pembelajaran IPS melalui penerapan pendekatan problem based learning pada siswa kelas V SD Negeri Bendungan Hilir 01 Pagi Jakarta Pusat : penelitian tindakan kelaas
Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui penerapan pendekatan Problem Based Learning. Subjek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VB di SD Negeri Bendungan Hilir 01 Pagi Jakarta Pusat dengan jumlah 25 siswa. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian tindakan kelas dari Stephen Kemmis dan Mc. Taggart dengan tahapan penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, pengamatan, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan persentase hasil pemantau tindakan aktivitas guru pada siklus I pertemuan I adalah 60%; siklus I pertemuan II adalah 65%; dan siklus I pertemuan III adalah 75% meningkat pada siklus II pertemuan I menjadi 75%; siklus II pertemuan II menjadi 75%; dan siklus II pertemuan III menjadi 85% serta hasil pemantau tindakan aktivitas siswa pada siklus I pertemuan I adalah 65%; siklus I pertemuan II adalah 70%; dan siklus I pertemuan III adalah 70% meningkat pada siklus II pertemuan I menjadi 75%; siklus II pertemuan II menjadi 80%; dan siklus II pertemuan III menjadi 85%. Sedangkan kemampuan berpikir logis siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) mencapai 68% dan meningkat pada siklus II sebesar 20% menjadi 88% dari jumlah keseluruhan siswa yang mendapat nilai ≥ 75. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir logis dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dapat meningkat melalui penerapan pendekatan Problem Based Learning. Kata kunci: Kemampuan Berpikir Logis, Pendekatan Problem Based Learning.
This Classroom Action Research aims to improve logical thinking ability through Problem Based Learning approach. Subject in this research is VB students at Bendungan Hilir 01 Pagi Elementary School Central Jakarta totally 25 students. Research model used Kemmis and Mc.Taggart model with research stage is planning, action,observation and reflection. The data collection techniques in this research is test, observation, field note and documentation. Result of this research show that percentage of teacher’s activity monitoring on first cycle and first meeting is 60%; first cycle and second meeting is 65%; first cycle and last meeting is 75% incrase on the second cycle and first meeting become 75%; second cycle and second meeting become 75%; second cycle and last meeting become 85% and than of student’s activity monitoring on first cycle and first meeting is 65%; first cycle and second meeting is 70%; first cycle and last meeting is 70% incrase on the second cycle and first meeting become 75%; second cycle and second meeting become 80%; second cycle and last meeting become 85%. And the same times, the students logical thinking ability reach 68% and incrase 20% on the second cycle become 88% of the ammount students who got score ≥ 75. The result of this research is succesfully exceed the target indicator of 80%, therefore conclueded the logical thinking ability in social learning can be improving by Problem Based Learning Approach. Keywords: Logical Thinking Ability, Problem Based Learning Approach.
Tidak tersedia versi lain