Text
Pergeseran budaya kaderisasi kepemimpinan mahasiswa di Asrama Mahasiswa Islam Sunan Giri Rawamangun Jakarta Timur
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui budaya kaderisasi dan pembinaan mahasiswa di Asrama Mahasiswa Islam Sunan Giri Rawamangun Jakarta Timur. (2) mengetahui proses terjadinya pergeseran budaya kaderisasi kepemimpinan mahasiswa di Asrama Mahasiswa Islam Sunan Giri Rawamangun sejak awal didirikannya. (3) mengetahui upaya yang dilakukan dalam mengendalikan pergeseran budaya kaderisasi. Penelitian ini dilakukan di Asrama Mahasiswa Islam Sunan Giri, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, catatan lapangan, studi pustaka, dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa budaya kaderisasi kepemimpinan mahasiswa di Asrama Mahasiswa Islam Sunan Giri meliputi penerimaan warga baru, orientasi calon warga percobaan (organ), presentasi forum perkenalan, pelaksanaan mandat dan forum lpj mandat, makalah ilmiah dan uji kelayakan (fit and proper test). Sedangkan pembinaan mahasiswa melalui program keasramaan seperti pembinaan keislaman, diskusi ilmiah, pelatihan, kewirausahaan, kesehatan dan olahraga, kerumahtanggan dan aktifitas organisasi. Adapun pergeseran budaya kaderisasi yang terjadi dimulai pada masa pengenalan kaderisasi sejak berdirinya asrama, masa pengembangan budaya kaderisasi kepemimpinan dengan penambahan organ dan uji kelayakan serta masa transisi meliputi pola penerimaan warga baru, kesenjangan senioritas antarwarga asrama, hubungan warga asrama dengan yayasan, dan hubungan asrama dengan masyarakat sekitar. Upaya yang dilakukan yayasan dalam mengendalikan pergeseran budaya kaderisasi kepemimpinan tersebut adalah menyusun kurikulum standar mengenai budaya kaderisasi kepemimpinan mahasiswa yang diterapkan pada asrama binaan Yayasan Asrama Pelajar Islam (YAPI).
This research aims to: (1) To know the culture of cadre and student development at AsramaMahasiswa Islam SunanGiriRawamangun East Jakarta, (2) To know the process of shifting leadership caderisation culture at AsramaMahasiswa Islam SunanGiriRawamangun since the beginning, (3) To know the system in controlling the shifting caderisation culture. This research conducted at AsramaMahasiswa Islam SunanGiriRawamangn Jakarta Timur, Rawamangun, Pulogadung, East Jakarta. The methodology of this research is qualitative approach, data collected technique by interview, observation, field note, literature review and documentation. Data analysis of this reseacrch use data reduction, data display and conclusion. Based on the result research that student leadership caderisation culture at AsramaMahasiswaIslam SunanGiriconsist of new member selection, orientation program of new member (organs), forum of self introduction presentation, job mandated and mandate report presentation, forum of paper presentation, and fit and proper test. While the student development through the dormitory programs likes Islamic learning, discussion, training, entrepreneurship, health-sport program, housing affairs and organization activities.Happened since the dormitory establishment on introduction period of caderisation, the period of development of leadership caderisation culture strarted by adding Organ and fit and proper test, and transition period strarted since make new system of new member of dormitory, gap of seniority among member of dormitory, relation between member dormitory and it’s foundation, member of dormitory interaction with people around. The way that implemented by the foundation in controlling the shifting of caderisation culture that implemented in students dormitory under Yayasan Asrama Pelajar Islam (YAPI).
Tidak tersedia versi lain