Text
Pemberdayaan ibu rumah tangga melalui komunitas insan berdaya Kampung Muara : studi kasus RW 03 Kelurahan Tanjung Barat Jakarta Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perlunya pemberdayaan bagi ibu rumah tangga di Kampung Muara, Tanjung Barat (2) mengetahui kegiatan pemberdayaan perempuan melalui Komunitas Insan Berdaya Kampung Muara pada ibu rumah tangga di RW 03 Tanjung Barat (3) indikator keberhasilan pemberdayaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini adalah 5 orang ibu rumah tangga anggota pemberdayaan dan 1 orang agen pemberdayaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) perlunya pemberdayaan bagi ibu rumah tangga adalah untuk menambah serta mengembangkan keterampilan dan menambah pendapatan keluarga (2) pemberdayaan ibu rumah dilakukan melalui Komunitas Insan Berdaya Kampung Muara, adapun kegiatannya adalah wirausaha bir pletok dan pelatihan berkebun. Kegiatan pemberdayaan telah menambah pengetahuan, keterampilan dan pendapatan bagi ibu rumah tangga anggota komunitas. (3) Pemberdayaan telah berhasil menyediakan sumber daya, kesempatan, pengetahuan dan keterampilan. (4) Dari 5 Indikator keberhasilan yang saling berkaitan yaitu kesejahteraan, akses, kesadaran kritis, partisipasi dan kontrol hanya 3 yang telah terpenuhi; kejahteraan, kesadaran kritis dan partisipasi. Kata kunci: Pemberdayaan perempuan, pendapatan keluarga, keterampilan, bir pletok, pelatihan berkebun
The purpose of this study are (1) to know the need for empowerment of housewives in Kampung Muara, Tanjung Barat (2) to know the activity of women empowerment through Insan Berdaya Kampung Muara Community to housewife in RW 03 Tanjung Barat (3) indicator of success empowerment. The method of this research is qualitative method with data collection techniques through observation, interview, field notes and documentation. The subjects of this research are 5 housewife empowerment member and 1 empowerment agent. The results of this study show that: (1) the need for empowerment for housewives is to add and develop skills and increase family income (2) empowerment of housewives conducted through Community Insan Berdaya Kampung Muara, while the activity are bir pletok entrepreneur and gardening training. Empowerment activities have added knowledge, skills and income to housewives of community members. (3) Empowerment has succeeded in providing resources, opportunities, knowledge and skills. (4) From 5 indicators of success empowerment that interconnected are welfare, access, critical awareness, participation and control only 3 have been fulfilled; welfare, critical awareness and participation. Key Words: Women Empowerment, family income, skill, bir pletok, garden training
| SS00016788 | SK 16788 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.04.2018.002) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain