Text
Kesadaran hukum masyarakat dalam kepemilikan akta kelahiran : studi deskriptif di Kampung Curug, Kabupaten Bogor
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesadaran hukum masyarakat dalam kepemilikan akta kelahiran yang dilakukan di Kampung Curug, Kabupaten Bogor. Waktu penelitian ini dilakukan selama 4 bulan, terhitang sejak Februari hingga Mei 2018. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Alat Pengumpul data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara dan Studi Dokumen. Serta Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah yang digunakan yaitu display data dan reduksi data dianalisis secara deskriptif, kemudian dibuat kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat memiliki akta kelahiran diantaranya mempermudah untuk anakanaknya masuk sekolah, adanya program pemutihan dan pembuatan akta kelahiran yang dilakukan oleh pihak perantara. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat tidak memiliki akta kelahiran yaitu tidak mengertinya masyarakat terhadap persyaratan dan tata cara pembuatan akta kelahiran, akta kelahiran yang dibuat tak kunjung datang, dan bagi masyarakat dokumen kependudukan yang paling penting hanyalah KTP dan KK. Mengenai kesadaran hukum masyarakat Kampung Curug berdasarkan hasil penelitian dinyatakan bahwa masyarakat belum sadar akan hukum untuk memiliki akta kelahiran. Hal ini karena pertimbangan untuk memiliki akta kelahiran bukan karena berprilaku sesuai hukum, mendukung kebijakan pemerintah, dan memahami tujuan pentingnya akta kelahiran, akan tetapi karena kebutuhan. Sehingga dari kebutuhan melahirkan perilaku.
Kata Kunci : Kesadaran Hukum, Masyarakat, dan Akta Kelahiran
This study aims to find out how the community's legal awareness in terms of the ownership of birth certificates. The research conducted in Kampung Curug, Bogor Regency and conducted for 4 months, from February to May 2018. The research method used is descriptive study in qualitative approach. Data collection used are observation, in-depth interview and literature study. As well as data analysis techniques used are obtaining data pre-during-post the research conducted, reducing and analyzing the data descriptively, then conclusions making. The result indicated that there are three factors that influenced the community in owning the birth certificate, such as easier for their children to attend school, the existence of whitewashing program and making birth certificate channeled by intermediary party. Whilst the factors that make the community does not have birth certificate influenced by three factors such as they do not understand about the requirements and procedures for making birth certificate, birth certificate that never came, and most community think that only KTP (ID) and Family Registers (KK) that most important for them. In concern about the legal awareness of Kampung Curug community based on the results appears that people are not aware of the law. This is because the consideration of having a birth certificate is not due to lawful behavior, supporting goverment policy, and understanding the importance of birth certificate, but on the basis need.
Key words: Legal Awareness, Community and Birth Certificate.
| SS00016905 | SK 16905 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.04.2018.005) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain