Text
Citra perempuan pada novel Bidadari bermata bening karangan Habiburrahman El Shirazy : suatu kajian feminisme
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mengetahui citra perempuan pada tokoh Ayna
sebagai tokoh utama dan citra perempuan tokoh pembantu lainnya yang
terkandung dalam novel Bidadari Bermata Bening karangan Habiburrahman El
Shirazy dengan kajian feminisme. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kualitatif melalui analisis isi. Penelitian ini dilakukan sejak bulan Januari sampai
dengan Juli 2018. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori citra perempuan
yang dikemukakan oleh Sugihastuti berdasarkan tiga aspek, yaitu aspek fisis,
aspek psikis, dan aspek sosial. Selain itu juga digunakan pendekatan feminisme
sebagai alat bantu analisis pada karya tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat
disimpulkan: (1) Perwujudan citra perempuan dalam aspek fisis yaitu Ayna
memiliki citra perempuan dewasa dan cantik, Ibu Ayna memiliki citra perempuan
dewasa, Ibu Nyai Nur Fauziyah memiliki citra perempuan dewasa dan cantik,
Neneng dan Zulfa memiliki citra wanita dewasa, dan Ibu Rosidah memiliki citra
perempuan dewasa dan cantik. (2) Perwujudan citra perempuan dalam aspek
psikis yaitu Ayna memiliki citra baik hati, cerdas, mandiri, sabar, tegar, setia,
optimis, pemberani, penyanyang, bersyukur, dan bertanggung jawab. Ibu Ayna
dalam aspek psikis yaitu citra mandiri, dan baik hati. Ibu Nyai Nur Fauziyah
memiliki citra baik hati, penyayang dan selalu bersyukur. Neneng memiliki citra
sombong, pemarah dan pembohong. Zulfa memiliki citra cerdas, bersyukur,
pemberani, dan baik hati. Ibu Rosidah memiliki citra baik hati dan suka
menolong. (3) Perwujudan citra perempuan dalam aspek sosial yaitu Ayna
memiliki citra sebagai anak, sebagai istri, sebagai sahabat, berpendidikan tinggi
dan wanita karier. Ibu Ayna memiliki citra sebagai ibu dan wanita pekerja. Ibu
Nyai Nur Fauziyah memiliki citra sebagai ibu dan wanita karier. Neneng memiliki
citra wanita pekerja. Zulfa memiliki citra berpendidikan tinggi dan sebagai
sahabat. Ibu Rosidah memiliki citra wanita karier dan berpendidikan tinggi. (4)
Perwujudan citra perempuan dengan kajian feminisme yaitu citra wanita karier,
berpendidikan tinggi, dan mandiri. Penelitian ini juga dapat digunakan pada
pembelajaran sastra di kelas XII SMA mengacu pada Kurikulum 2013 revisi
dengan KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel.
Tidak tersedia versi lain