Text
Pengaruh ekoliterasi dan kemampuan berpikir kritis terhadap kontribusi pelestarian lingkungan
PENGARUH EKOLITERASI DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP KONTRIBUSI PELESTARIAN LINGKUNGAN
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi empiris tentang pengaruh interaksi antara ekoliterasi dan kemampuan berpikir kritis terhadap kontribusi pelestarian lingkungan di Universitas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode ekspost-facto desain faktorial 2 x 2. Sampel penelitian yaitu mahasiswa program studi Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Jakarta yang sudah mengambil mata kuliah pendidikan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan kontribusi pelestraian lingkungan pada mahasiswa yang memiliki ekoliterasi operasional dan nominal; (2) terdapat perbedaan kontribusi pelestraian lingkungan pada mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi dan rendah; dan (3) terdapat pengaruh interaksi yang tidak signifikan antara ekoliterasi dan kemampuan berpikir kritis terhadap kontribusi pelestarian lingkungan. Penelitian ini mendukung penelitian relevan sebelumnya serta memberikan informasi empiris baru bahwa ekoliterasi dan kemampuan berpikir kritis dapat mempengaruhi kontribusi seseorang dalam melestarikan lingkungan. Oleh karena itu, penerapan ekoliterasi harus dimulai sejak dini. Penerapan ekoliterasi juga dapat diintegrasikan ke dalam media-media yang sedang berkembang pesat saat ini. Sehingga di tingkat perguruan tinggi, konsep ekoliterasi muncul sudah dalam bentuk yang lebih kreatif dan inovatif dengan menggagas inovasi baru bidang lingkungan yang lebih mutakhir.
Kata Kunci: ekoliterasi, berpikir kritis, kontribusi, pelestarian lingkungan, pendidikan lingkungan.
Tidak tersedia versi lain