Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Implementasi model discovery learning untuk meningkatkan higher order thinking skills : penelitian tindakan dalam pembelajaran IPA di kelas VI MI Al-Mubarok Kota Tangerang tahun pelajaran 2018/2019

Yuliyanti - Nama Orang;

IMPLEMENTASI MODEL DISCOVERY LEARNING
UNTUK MENINGKATKAN HIGHER ORDER THINKING SKILLS
(Penelitian Tindakan dalam Pembelajaran IPA di Kelas VI MI Al-Mubarok
Kota Tangerang Tahun Pelajaran 2018/2019)
YULIYANTI
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan higer-order thinking skills (HOTS)
melalui model discovery learning. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VI MI Al-
Mubarok yang berjumlah 25 siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini
adalah penelitian tindakan model Lewin yang terdiri dari empat tahapan, yaitu
perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian tindakan dilakukan dalam dua
siklus, dan masing-masing siklus terdiri dari empat pertemuan. Data dikumpulkan
melalui instrumen observasi, tes, wawancara, dan dokumen. Teknik analisis data
dilakukan secara deskriptif-kualitatif, baik terhadap data kuantitatif dan data kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan HOTS yang cukup signifikan.
pratindakan (pretest) menunjukkan bahwa kemampuan awal HOTS hanya 32%.
Rincian pada dimensi proses kognitif sebagai berikut: kemampuan menganalisis (C4)
36%, kemampuan mengevaluasi (C5) 28%, dan kemampuan mengkreasi (C6) 20%.
Rincian pada dimensi struktur pengetahuan sebagai berikut: pengetahuan faktual 60%,
pengetahuan konseptual 40%, pengetahuan prosedural 32%, dan pengetahuan
metakognitif 8%. Siklus I menunjukkan bahwa capaian pekembangan HOTS
meningkat menjadi 72%. Rincian pada dimensi proses kognitif sebagai berikut:
kemampuan menganalisis (C4) 72%, kemampuan mengevaluasi (C5) 64%, dan
kemampuan mengkreasi (C6) 64%. Rincian pada dimensi struktur pengetahuan sebagai
berikut: pengetahuan faktual 92%, pengetahuan konseptual 72%, pengetahuan
prosedural 72%, dan pengetahuan metakognitif 56%. Siklus II menunjukkan bahwa
capaian perkembangan HOTS semakin meningkat menjadi 88%. Rincian pada dimensi
proses kognitif sebagai berikut: kemampuan menganalisis (C4) 96%, kemampuan
mengevaluasi (C5) 80%, dan kemampuan mengkreasi (C6) 80%. Rincian pada dimensi
struktur pengetahuan sebagai berikut: pengetahuan faktual 100%, pengetahuan
konseptual 88%, pengetahuan prosedural 84%, dan pengetahuan metakognitif 80%.
Data dan hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa model discovery learning
sangat efektif dalam meningkatkan HOTS. Temuan penelitian juga menunjukkan
adanya korelasi positif antara dimensi proses kognitif dengan dimensi struktur
pengetahuan. Semakin meningkat kemampuan dan proses berpikir (dimensi proses
kognitif) peserta didik, semakin mendalam pemahaman dan penguasaan mereka
terhadap jenis dan jenjang pengetahuan (dimensi struktur pengetahuan).
Kata kunci: model discovery learning, higher-order thinking skills, dimensi proses
kognitif, dimensi struktur pengetahuan.


Ketersediaan
#
UPT Perpustakaan UNJ (CD.07.2019.010) TM 5742
TM00005742
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TM 5742
Penerbit
Jakarta : Program Studi Pend. Dasar PPS UNJ., 2019
Deskripsi Fisik
xxv, 305 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Discovery Learning
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Yuliyanti
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?