Text
Pengembangan media pembelajaran cerita animasi stop motion berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan perilaku prososial : penelitian dan pengembangan pada anak usia 4-5 tahun kelompok TK A Kota Salatiga
ABSTRAK PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN CERITA ANIMASI STOP MOTION UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU PROSOSIAL (PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN UNTUK ANAK USIA 4-5 TAHUN DI KOTA SALATIGA)
Trivena Dyah Wijayanti, Lara Fridani, Zarina Akbar
PPs PAUD Universitas Negeri Jakarta
Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur, E-mail: trivenawijayant@gmail.com Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran cerita animasi stop motion berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan perilaku prososial anak usia 4-5 tahun di Kota Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan yang mengacu pada kolaborasi model ADDIE serta model Dick and Carey yang menghasilkan empat tahapan yaitu; 1) Tahap pra penelitian; 2) Tahap pengembangan desain media; 3) Tahap pengembangan media dan 4) Tahap implementasi media. Subjek penelitian adalah 87 anak TK A kelompok usia 4-5 tahun di Salatiga. Penelitian ini telah divalidasi oleh para ahli (ahli media, ahli materi, ahli pendidikan anak usia dini dan pakar kearifan lokal) yang menunjukkan bahwa media cerita animasi stop motion berbasis kearifan lokal layak untuk digunakan oleh anak-anak. Tahapan pengujian kelayakan produk dimulai dengan uji one to one, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran cerita animasi stop motion berbasis kearifan lokal efektif untuk meningkatkan perilaku prososial anak-anak. Terdapat peningkatan persentase perilaku prososial dari 44,51% pada pretest dan meningkat menjadi 88,60% pada posttest. Uji efektifitas media ditunjukkan dengan adanya perbedaan rata-rata pada analisis data uji independen sampel uji t yang menunjukkan bahwa hasil perhitungan dilakukan pada data observasi perilaku prososial anak pada pretest dan posttest, diperoleh nilai t hitung sebesar -40.683 dengan signifikansi 0,000, karena t hitung lebih kecil dari alfa 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan dalam peningkatan perilaku prososial sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran cerita animasi stop motion berbasis kearifan lokal.
Kata kunci: Perilaku Prososial, Cerita Animasi, Stop Motion, Kearifan Lokal
Tidak tersedia versi lain