Text
Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis, budaya organisasi, komitmen pada organisasi dan percaya diri terhadap kinerja dosen STKIP Hamzanwadi Selong kabupaten Lombok Timur
RINGKASAN
Pendahuluan
Permasalahan yang utama dihadapi oleh STKIP Hamzanwadi Selong adalah kinerja dosen yang sangat dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan pejabat baik di tingkat rektorat maupun tingkat program studi. Tiap-tiap pejabat yang memimpin memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda-beda. Hal lain ditemukan di beberapa program studi ada dosen yang sangat rajin baik di perkuliahan maupun di rapat pertemuan, banyak hasil penelitiannya, serta terdapat hubungan yang baik antara dosen dan pimpinannya.
Isu yang terjadi di STKIP Hamzanwadi Selong bahwa dalam lembaga tersebut memiliki budaya organisasi yang khusus. Sedangkan isu komitmen kepada organisasi bahwa dosen di STKIP Hamzanwadi merupakan keanggotaan formal, yang harus memiliki sikap menyukai organisasi dan bersedia untuk berupaya memajukan kepentingan organisasi untuk mancapai visi, misi dan tujuan, memiliki loyalitas, keterlibatan dalam pekerjaan, dan identifikasi terhadap nilai–nilai dan tujuan organisasi. Selain itupermasalahan juga terdapat pada kepercayaan diri pada dosen yang dapat dilihat dari hasil banyaknya keterlibatan dosen pada kemajuan personal.
Berdasarkan uraian di atas maka untuk mengetahui berbagai faktor, yang mempengaruhi kinerja dosen, maka penting diadakan penelitian, mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja dosen pada STKIP Hamzanwadi Selong. Dengan harapan hasil penelitian kelak, dapat membantu STKIP Hamzanwadi Selong mendapatkan formulasi yang baik dalam upaya peningkatan gaya kepemimpinan, budaya organisasi, komitmen organisasi, percaya diri dan kinerja dosen.
v
Metode Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan pada perguruan tinggi STKIP Hamzanwadi Selong yang berdomisili di Pancor Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan menggunakan metode survey dengan analisis jalur (path analysis), mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah disusun terlebih dahulu. Sampel yang diambil 138 dari 210 populasi dosen tetap dan dosen tidak tetap.
Desain penelitian ini adalah deskriptif-verifikatif dengan tujuan untuk menyajikan gambaran secara terstruktur, faktual dan akurat serta menguji hipotesis secara empirik. Dalam penelitian ini terdapat lima variabel yang diuji yakni gaya kepemimpinan demokratis,budaya organisasi, percaya diri, komitmen pada organisasi, dan kinerja dosen. Uji validitas instrumen dilakukan melalui penilaian oleh 3 orang ahli. Hasil uji validitas instrumen tes menunjukkan bahwa item-item pertanyaan pada instrumen dinyatakan telah sesuai dengan kisi-kisi yang telah diajukan. Adapun uji validitas butir dilakukan melalui uji coba empiris terhadap butir-butir instrumen. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji F dan uji t.
Hasil Penelitian
Pengujian hipotesis pertama menujukkan gaya kepemimpinan demokratis berpengaruh langsung positif terhadap budaya organisasi. Pengujian hipotesis ke dua bahwa gaya kepemimpinan demokratis berpengaruh langsung terhadap komitmen terhadap organisasi. Pengujian hipotesis ke tiga bahwa budaya organisasi berpengaruh langsung positif terhadap komitmen pada organisasi. Pengujian hipotesis ke empat bahwa gaya kepemimpinan demokratis berpengaruh langsung positif terhadap percaya diri. Pengujian hipotesis ke lima bahwa budaya organisasi
v
vi
berpengaruh langsung positif terhadap percaya diri. Pengujian hipotesis ke enam bahwa komitmen pada organisasi tidak berpengaruh langsung terhadap percaya diri. Pengujian hipotesis ke tujuh bahwa gaya kepemimpinan demokratis berpengaruh langsung terhadap kinerja dosen. Pengujian hipotesis ke delapan bahwa budaya organisasi berpengaruh langsung positif terhadap kinerja dosen. Pengujian hipotetsis ke sembilan bahwa percaya diri tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja dosen.
Hasil penelitian menujukkan bahwa gaya kepemimpinan demokratis berpengaruh langsung positif terhadap budaya organisasi. Gaya kepemimpinan demokratis berpengaruh langsung positif terhadap komitmen pada organisasi, Budaya organisasi berpengaruh langsung positif terhadap komitmen pada organisasi. Gaya kepemimpinan demokratis berpengaruh langsung positif terhadap percaya diri. Budaya organisasi berpengaruh langsung terhadap percaya diri. Komitmen pada organisasi tidak berpengaruh langsung terhadap percaya diri. Gaya kepemimpinan demokratis berpengaruh langsung positif terhadap kinerja dosen. Budaya organisasi berpengaruh langsung positif terhadap kinerja dosen. Percaya diri tidak berpengaruh langsung positif terhadap kinerja dosen.
Tidak tersedia versi lain