Text
Pengaruh disiplin kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan pada Badan Pengawas Tenaga Nuklir
ABSTRAK
MADINATUL SYAFITRI. 8105151561. Pengaruh Disiplin Kerja Dan
Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Badan Pengawas
Tenaga Nuklir. Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Ekonomi,
Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta, 2019.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat pengaruh disiplin kerja dan
komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan pada badan pengawas tenaga
nuklir. Penelitian ini terhitung dari maret sampai juni 2019. Metode penelitian
yang digunakan metode survey dengan pendekatan regresi berganda. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Badan Pengawas Tenaga Nuklir
berjumlah 370 pegawai maka sampel penelitian sebanyak 177 pegawai. Teknik
yang digunakan adalah teknik acak sederhana. Data telah berdistribusi normal dan
memiliki hubungan linear. Berdasarkan uji asumsi klasik, pada uji
multikolinearitas terdapat nilai Tolerance dari disiplin kerja dan komitmen
organisasi sebesar 0,944 > 0,1 nilai VIF sebesar 1,060 < 10 Sedangkan hasil uji
heteroskedatisitas melalui uji glejser nilai signifikan disiplin kerja 0,099 > 0,05
dan Komitmen Organisasi 0,065> 0,05. Selanjutnya persamaan regresi yang di
dapat yaitu Ẏ = 35,167+ 0,205X1+ 0,330X2. Berdasarkan uji hipotesis yang
terdiri dari uji F dan uji T. Pertama, berdasarkan uji F maka (Fhitung>Ftabel), yaitu
sebesar 38,611>3,05. Kedua, berdasarkan uji t maka (Thitung>Ttabel), yaitu disiplin
kerja sebesar 4,333>1,653 dan komitmen organisasi sebesar 7,479 > 1,653.
Berdasarkan uji koefisien determinasi, disiplin kerja dan komitmen organisasi
secara simultan berpengaruh terdapat kinerja karyawan sebesar 35,4% sedangkan
sisanya 64,6% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti. Kesimpulan pada
penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara disiplin kerja dan
komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan pada Badan Pengawas Tenaga
Nuklir. Oleh karena itu, pada pada variabel disiplin kerja hendaknya mematuhi
peraturan yang telah ditetapkan, meningkatkan kehadiran, dan melakukan
tanggung jawab terhadap pekerjaan. sedangkan pada variabel komitmen
organisasi dengan indikator identifikasi rasa, keterlibatan, dan keinginan bertahan
dengan organisasi, yang terendah adalah keinginan bertahan dengan organisasi.
oleh karena itu hendaknya organisasi mampu memberikan motivasi yang lebih
untuk meningkatkan keinginan karyawan untuk bertahan dengan organisasinya.
Kata Kunci: Disiplin Kerja, Komitmen Organisasi, dan Kinerja Karyawan.
| SS00020319 | SK 20319 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.08.2017.002) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain