Text
Upaya meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa melalui model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) berbantuan mind mapping pada siswa kelas VIII-A di SMP Negeri 44 Jakarta
ABSTRAK
NURAINI OKTAFIANI. Upaya Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflekting, Extending) Berbantuan Mind Mapping pada Siswa Kelas VIII-A SMP Negeri 44 Jakarta. Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Matematika, Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta, 2019.
Berdasarkan hasil observasi dan hasil tes awal kemampuan koneksi matematis yang dilakukan di kelas VIII-A SMP Negeri 44 Jakarta, terlihat bahwa kemampuan koneksi matematis siswa sangat rendah. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa di kelas VIII-A ialah dengan menerapkan model pembelajaran CORE berbantuan mind mapping dalam pembelajaran matematika di kelas. Model pembelajaran CORE berbantuan mind mapping terdiri dari empat tahap, yaitu connecting, organizing, reflecting, dan extending, di mana masing-masing tahapannya dapat meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa melalui model pembelajaran CORE berbantuan mind mapping di kelas VIII-A SMP Negeri 44 Jakarta.
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga Siklus dan tiap Siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, analisis, dan refleksi. Pembelajaran dilaksanakan dengan menerapkan model pembelajaran CORE berbantuan mind mapping pada setiap Siklus. Siswa diberikan tes berbentuk uraian dengan indikator kemampuan koneksi matematis yang sudah divalidasi pada setiap akhir Siklus. Penelitian ini berlangsung dari bulan April sampai Mei 2019 di kelas VIII-A SMP Negeri 44 Jakarta tahun ajaran 2018/2019, dengan jumlah siswa 36 orang dan 6 orang sebagai subjek penelitian.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran CORE berbantuan mind mapping dapat meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa, baik secara keseluruhan maupun keenam subjek penelitian dilihat dari hasil tes tiap akhir Siklus. Rata-rata nilai tes kemampuan koneksi matematis siswa pada Siklus I adalah 65,74 yang meningkat pada Siklus II dan III menjadi 78,24 dan 82,64. Jumlah siswa yang memperoleh nilai minimal 70 juga mengalami peningkatan, yaitu pada Siklus I sebanyak 27,78% yang meningkat pada Siklus II dan III menjadi 80,56% dan 94,44%. Selain itu, semua subjek penelitian mengalami peningkatan dari Siklus ke Siklus berikutnya. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan model pembelajaran CORE berbantuan mind mapping dapat meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa kelas VIII-A SMPN 44 Jakarta.
Kata kunci: Kemampuan Koneksi Matematis, Model Pembelajaran CORE, Mind Mapping, Bangun Ruang Sisi Datar
| SS00020446 | SK 20446 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.03.2019.003) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain