Text
Penerapan permainan modifikasi engklek untuk meningkatkan kecerdasn kinestetik pada anak usia dini 6-8 tahun di Perumahan Regency 1 Tangerang
ABSTRAK
IRVAN SEPTIANTO. Penerapan Modifikasi Permainan Tradisional Engklek Untuk Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Pada Anak Usia 6 – 8 Tahun Di Perumahan Regency 1 Tangerang. Jakarta: Pendidikan Jasmani, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Jakarta, Juli 2019.
Penelitian dilakukan untuk mengetahui menguji penerapan modifikasi permainan tradisional engklek pada anak usia 6-8 tahun di Perumahan Regency I Tangerang. Penelitian berlangsung selama tiga bulan mulai dari April 2019 sampai dengan Juli 2019.
Penelitian dilakukan dengan subjek penelitian yang berjumlah 20 orang anak dengan usia 6-8 tahun yang berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda dan asal sekolah yang juga berbeda. Kecerdasan kinestetik diukur dalam tiga kategori diantaranya kecerdasan kinestetik sebelum pelaksanaan penerapan permainan tradisional modifikasi permainan tradisional engklek, dan kecerdasan kinestetik setalah pelaksanaan siklus I dan siklus II.
Kondisi kecerdasan kinestetik awal sangat rendah dimana dari 20 anak usia 6-8 tahun di Perumahan regency I Tangerang seluruhnya memiliki tingkat kecerdasan yang kurang baik. Setelah pelaksanaan siklus I terjadi peningkatan kecerdasan kinestetik, 5 orang anak atau 25% memiliki tingkat kecerdasan kurang, 8 orang anak atau 40% memiliki nilai kecerdasan kinestetik dengan kategori cukup dan 7 orang anak atau 35% memiliki nilai kecerdasan kinestetik dengan kategori baik. Setelah palaksanaan siklus II 20 orang anak atau 100% memiliki nilai kecerdasan kinestetik dengan kategori baik. Sehingga disimpulkan bahwa penerapan modifikasi permainan tradisional engklek dapat meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia 6 – 8 tahun di Perumahan Regency 1 Tangerang.
Tidak tersedia versi lain