Text
Pengaruh substitusi tepung labu kuning pada pembuatan roti manis terhadap daya terima konsumen
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG LABU KUNING
PADA PEMBUATAN ROTI MANIS TERHADAP
DAYA TERIMA KONSUMEN
SIGIT YUDHA SETIAWAN
Pembimbing: Mutiara Dahlia dan Cucu Cahyana
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh substitusi tepung labu kuning pada pembuatan roti manis terhadap daya terima konsumen. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan di lakukan di laboratorium Pastry dan Bakery, Fakultas Teknik Pendidikan Tata Boga, Universitas Negeri Jakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah roti manis substitusi tepung labu kuning dan sampel dalam penelitian ini adalah roti manis substitusi tepung labu kuning 5%, 10%, dan 15%. Pengujian organoleptik dilakukan kepada panelis agak terlatih berjumlah 30 orang. Penilaian diberikan untuk aspek warna kulit, remah pori, aroma, rasa, dan tekstur remah. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan Uji Friedman dengan taraf signifikan α = 0.05 dan dilanjutkan dengan Uji Tuckey’s. Hasil deskriptif data menunjukan bahwa roti manis dengan substitusi tepung labu kuning 5% adalah yang paling disukai konsumen dengan nilai 3.9 untuk aspek warna kulit, 3.76, aspek remah pori, 4.63, aspek aroma, 4.7, aspek rasa 4,7, dan 4.26 untuk aspek tekstur remah serta berada di rentang sangat suka hingga suka. Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa terdapat pengaruh substitusi tepung labu kuning pada pembuatan roti manis pada aspek rasa dan tidak terdapat pengaruh pada aspek warna kulit, remah/pori-pori, aroma, dan tekstur remah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah formula roti manis dengan substitusi 5% dapat diterima oleh konsumen.
Kata kunci: Roti manis, Tepung Labu Kuning, Daya Terima Konsumen.
Tidak tersedia versi lain